Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

7 Wisata Sejarah Paling Ikonik di Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi: Dari Pura Agung Blambangan hingga Situs Umpak Songo

Hasan Bashri • Senin, 20 Oktober 2025 | 05:14 WIB

 

Pengunjung sedang membaca sejarah Umpak Songo
Pengunjung sedang membaca sejarah Umpak Songo

RadarMadura.id — Banyuwangi selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam yang memesona dengan keindahan gunung, pantai, dan taman nasionalnya.

Namun di balik panorama alam tersebut, Banyuwangi juga menyimpan jejak sejarah dan budaya yang luar biasa.

Kota paling timur di Pulau Jawa ini memiliki banyak peninggalan kuno, bangunan bersejarah, serta situs spiritual yang menjadi saksi peradaban masa lalu.

Menelusuri wisata sejarah di Banyuwangi bukan sekadar perjalanan, tetapi juga pengalaman mengenal jati diri masyarakatnya yang kaya tradisi dan nilai budaya.

Berikut tujuh destinasi wisata sejarah di Banyuwangi yang layak masuk daftar kunjunganmu.

Pura Agung Blambangan, Jejak Kejayaan Kerajaan Hindu di Ujung Timur Jawa

Pura Agung Blambangan menjadi salah satu simbol spiritual tertua dan paling bersejarah di Banyuwangi.

Pura megah ini merupakan peninggalan masa kejayaan Kerajaan Blambangan yang dahulu berdiri gagah di wilayah ini.

Arsitekturnya menampilkan perpaduan gaya Bali dan Jawa Timur dengan ukiran detail yang sarat makna filosofis.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah umat Hindu, pura ini juga sering dijadikan lokasi pelaksanaan upacara adat besar yang menarik perhatian wisatawan.

Suasana sakral, ditambah keindahan bangunan yang menawan, menjadikan Pura Agung Blambangan destinasi yang wajib dikunjungi bagi pencinta sejarah dan budaya.

Makam Buyut Cili, Legenda Spiritual yang Tetap Hidup

Makam Buyut Cili merupakan salah satu tempat ziarah legendaris di Banyuwangi.

Buyut Cili dikenal sebagai tokoh sakti yang dihormati masyarakat setempat karena jasa dan kebijaksanaannya.

Hingga kini, makam ini ramai dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah.

Meski sederhana, kawasan ini menyimpan aura spiritual yang menenangkan.

Dikelilingi pedesaan yang asri, pengunjung bisa merasakan kesejukan sekaligus refleksi diri.

Makam Buyut Cili menjadi destinasi ideal bagi mereka yang ingin mencari ketenangan sekaligus menelusuri nilai-nilai sejarah dan kepercayaan lokal.

Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Saksi Perjalanan Pemerintahan Banyuwangi

Pendopo Sabha Swagata Blambangan adalah bangunan bersejarah yang kini menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Banyuwangi.

Arsitekturnya memadukan nuansa klasik Jawa dengan sentuhan kolonial, menciptakan kesan elegan dan megah.

Bangunan ini tidak hanya berfungsi administratif, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya. Beragam kegiatan adat dan festival daerah sering digelar di halaman pendopo.

Mengunjungi tempat ini memungkinkan wisatawan menikmati kemegahan arsitektur sekaligus memahami perjalanan panjang Banyuwangi dari masa kerajaan hingga era modern.

Situs Umpak Songo, Peninggalan Arkeologi dari Peradaban Kuno

Situs Umpak Songo merupakan lokasi arkeologi yang terdiri dari sembilan batu umpak, atau batu penopang tiang bangunan.

Situs ini diyakini merupakan sisa pondasi dari bangunan penting di masa lampau, mungkin bagian dari kompleks kerajaan atau tempat pemujaan.

Walaupun tampak sederhana, nilai historisnya sangat besar bagi kajian sejarah Banyuwangi.

Situs ini juga menjadi tempat penelitian para arkeolog yang tertarik menggali peradaban kuno di kawasan Blambangan.

Dengan suasana alam yang tenang dan rindang, pengunjung bisa belajar sambil menikmati keindahan lingkungan sekitar.

Menyatu dengan Sejarah dan Kearifan Lokal

Mengunjungi wisata sejarah di Banyuwangi berarti membuka jendela masa lalu yang kaya pelajaran.

Setiap situs memiliki kisah dan filosofi yang mencerminkan perjalanan masyarakat dari masa kerajaan hingga kini.

Selain menambah wawasan, wisata sejarah juga menjadi cara terbaik mengenal identitas Banyuwangi yang berpadu antara budaya Jawa, Bali, dan Madura.

Dengan kombinasi alam, budaya, dan spiritualitas yang kuat, Banyuwangi layak disebut sebagai laboratorium hidup peradaban di ujung timur Pulau Jawa. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#banyuwangi #liburan #wisata #wisata banyuwangi #wisata sejarah #rekomendasi wisata