RadarMadura— Mojokerto menyimpan kombinasi unik antara pesona alam yang memikat dan kekayaan sejarah yang tak ternilai. Dari bukit hijau, air terjun, hingga peninggalan Majapahit, setiap sudut kota ini menghadirkan pengalaman liburan yang tak terlupakan.
Berikut tujuh destinasi wisata Mojokerto yang wajib Anda kunjungi.
Air Terjun Dlundung: Segarnya Alam di Tengah Hutan
Air Terjun Dlundung adalah permata tersembunyi di Mojokerto. Dengan ketinggian sekitar 60 meter, air terjun ini dikelilingi hutan lebat, menjadikannya spot ideal untuk relaksasi dan berkemah.
Tiket masuknya hanya Rp 15.000 per orang, dan pengunjung bisa menikmati kesejukan alam setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Bukit Watu Jengger: Spot Foto Ikonik dengan Udara Sejuk
Bagi pencinta fotografi dan pendakian, Bukit Watu Jengger menawarkan pemandangan spektakuler dari ketinggian 1.100 mdpl. Ikon batu menyerupai jengger kerbau menjadi spot favorit pengunjung.
Dengan tiket masuk Rp 10.000, bukit ini buka setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Waktu terbaik mengunjunginya adalah pagi atau sore hari.
Ranu Manduro: Panorama ala Afrika yang Viral
Dulu bukan tujuan wisata, kini Ranu Manduro menjadi viral di media sosial. Hamparan bukit hijau berpadu dengan kubangan air luas menciptakan panorama menyerupai savana Afrika. Menikmati keindahannya tidak dipungut biaya, namun pengunjung tetap diimbau menjaga kebersihan.
Wisata Sawah Sumber Gempong: Liburan Santai di Tengah Sawah
Di Desa Ketapanrame, Trawas, Wisata Sawah Sumber Gempong menawarkan pengalaman menyatu dengan alam. Selain pemandangan sawah hijau, pengunjung bisa mencoba ATV atau sepeda air.
Tiket masuk hanya Rp 5.000, dengan biaya tambahan Rp 10.000–Rp 25.000 untuk wahana. Tempat ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB.
Taman Ghanjaran: Destinasi Keluarga Ramah Anak
Untuk liburan keluarga, Taman Ghanjaran menjadi favorit. Berlokasi di jalur Tretes–Trawas, taman ini menyajikan wahana bermain, spot foto, dan suasana santai. Biaya parkir Rp 3.000 untuk motor dan Rp 6.000 untuk mobil, tanpa biaya masuk, buka hingga pukul 22.00 WIB.
Museum Trowulan: Jejak Sejarah Majapahit yang Mendalam
Bagi pecinta sejarah, Museum Trowulan wajib dikunjungi. Menyimpan koleksi arca, prasasti, keramik, dan logam kuno, museum ini menampilkan arca Ganesha dari Candi Penataran sebagai koleksi unggulan. Tiket masuk Rp 5.000 dewasa, Rp 2.500 anak-anak, buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB.
Candi Bajang Ratu: Simbol Megah Peninggalan Majapahit
Sebagai ikon sejarah Mojokerto, Candi Bajang Ratu menghadirkan pengalaman edukatif sekaligus spiritual. Terletak di Trowulan, candi ini menampilkan arsitektur kuno Majapahit.
Harga tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp 3.000 per orang, buka setiap hari pukul 07.00–16.45 WIB. (Fadila)