Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Yuk, Habiskan Liburan Akhir Tahun di Desa Sumbergondo! Nikmati Sejuknya Lereng Arjuna dan Serunya Panen Apel Langsung di Kebun

Fadila An Naila • Kamis, 9 Oktober 2025 | 03:50 WIB
Salah satu wisata di Desa Sumbergondo
Salah satu wisata di Desa Sumbergondo

RadarMadura.id — Saat banyak wisatawan berburu destinasi populer untuk liburan akhir tahun, ada satu tempat yang perlahan mencuri perhatian di lereng Gunung Arjuna: Desa Wisata Sumbergondo.

Desa yang berada di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu ini menawarkan pengalaman berbeda—memadukan kesejukan pegunungan, kegiatan edukatif, dan kearifan lokal dalam satu paket wisata terpadu.

Desa ini bukan sekadar tempat bersantai, tapi juga laboratorium alam terbuka yang mengajarkan pengunjung tentang pertanian berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan.

Tak heran, Sumbergondo kini masuk 60 besar nominasi Desa Wisata Terbaik dalam ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025, sebuah pencapaian prestisius bagi desa di kaki Gunung Arjuna tersebut.

Wisata Edukasi Lingkungan dan Pertanian yang Tak Biasa

Salah satu pengalaman paling berkesan di Sumbergondo adalah wisata edukasi pengolahan sampah.

Warga setempat mengajarkan pengunjung bagaimana limbah organik bisa diubah menjadi pupuk tanpa menimbulkan polusi baru.

Program ini menjadi favorit bagi rombongan sekolah dan komunitas yang ingin menghabiskan liburan akhir tahun dengan kegiatan bermakna.

Selain itu, wisatawan juga bisa mencoba memetik apel langsung dari kebun atau berjalan di antara hamparan bunga hortensia berwarna-warni.

Panorama alam yang asri menjadikan setiap sudut desa layak diabadikan dalam kamera.

Tak ketinggalan, kafe desa yang menyajikan olahan berbahan apel dan produk lokal siap memanjakan lidah para pengunjung.

Daya Tarik Sejarah: Dari Hutan Belantara Menjadi Desa Legenda

Selain keindahan alamnya, Sumbergondo menyimpan kisah sejarah panjang.

Berdasarkan catatan budaya setempat, wilayah ini sudah ada sejak masa Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-10, ketika Raja Empu Sindok memindahkan pusat kerajaan ke Jawa Timur.

Menurut cerita turun-temurun, kawasan ini dahulu berupa hutan lebat bernama Sonya Wono Giri, yang berarti “hutan pegunungan yang kosong.”

Sosok Mbah Mertani dan Mas Joko Boendoe dikenal sebagai pembuka hutan pertama.

Nama “Sumbergondo” konon berasal dari sebutan “Segoendoe,” diambil dari nama Boendoe sendiri.

Pada tahun 1830, seorang pengikut Pangeran Diponegoro bernama Singo Drono datang dan menetap di desa ini setelah berjuang melawan Belanda.

Karena kebijaksanaannya, ia dipercaya menjadi kepala desa pertama.

Sejak saat itu, Sumbergondo tumbuh menjadi desa yang makmur dan berkarakter kuat.

Petualangan di Alam Terbuka: Offroad, Camping, dan Spot Foto Kekinian

Bagi pecinta aktivitas luar ruang, Sumbergondo juga memiliki jalur offroad yang menantang dan area camping ground di ketinggian.

Di pagi hari, udara segar berpadu dengan pemandangan kabut yang turun di antara pohon apel menciptakan suasana damai yang sulit ditemukan di perkotaan.

Banyak wisatawan yang datang bersama keluarga atau komunitas untuk menikmati akhir pekan, sekaligus menjajal wisata tematik edukasi yang dirancang ramah anak.

Setiap aktivitas diatur agar wisatawan bisa belajar, bersantai, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat desa.

Fasilitas Lengkap dan Akses Mudah dari Pusat Kota Batu

Meski berada di lereng gunung, akses menuju Desa Sumbergondo relatif mudah. Dari pusat Kota Batu, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 30–40 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Jalan menuju lokasi cukup menanjak, jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama saat musim hujan.

Fasilitas di desa wisata ini cukup lengkap: musala, area kuliner, kios suvenir UMKM, spot selfie, hingga arena outbound dan camping.

Bagi rombongan besar seperti sekolah atau komunitas, pengunjung bisa memesan paket wisata edukatif melalui laman resmi pengelola.

Komitmen terhadap Pariwisata Berkelanjutan

Salah satu hal yang membuat Desa Sumbergondo istimewa adalah komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Warga memanfaatkan sisa pembakaran menjadi pupuk alami dan menanam kembali tanaman produktif di lahan sekitar Sistem ini bukan hanya menjaga ekosistem, tapi juga meningkatkan ekonomi warga.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah memverifikasi Sumbergondo sebagai desa wisata yang memiliki kemajuan signifikan dalam pengelolaan berbasis masyarakat.

Tips Liburan Akhir Tahun di Sumbergondo

Agar perjalanan ke Sumbergondo semakin berkesan, perhatikan beberapa tips berikut:

Datang saat hari kerja untuk menghindari keramaian akhir pekan.

Kenakan pakaian hangat dan sepatu nyaman karena udara di lereng Arjuna cukup dingin.

Bawa botol minum dan tas belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik.

Cek musim panen apel jika ingin ikut memetik langsung.

Hubungi pengelola sebelumnya bila datang dalam rombongan agar kegiatan bisa diatur dengan baik.

Akhir Tahun Penuh Makna di Desa Wisata Sumbergondo

Desa Sumbergondo bukan hanya tempat wisata, tapi juga ruang belajar hidup tentang alam, sejarah, dan budaya.

Kombinasi antara panorama pegunungan, keramahan warga, serta semangat menjaga lingkungan menjadikan desa ini salah satu destinasi terbaik untuk liburan akhir tahun di Jawa Timur.

Jika kamu ingin menutup tahun dengan pengalaman yang menenangkan sekaligus mendidik, maka Desa Wisata Sumbergondo di lereng Gunung Arjuna adalah jawabannya — tempat di mana liburan tak sekadar bersenang-senang, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan tradisi lokal.

Editor : Fadila An Naila
#liburan akhir tahun #liburan #wisata #malang #batu #rekomendasi wisata #sumbergondo #Desa Sumbergondo #desa wisata