RadarMadura.id — Kabupaten Pemalang di Jawa Tengah mungkin belum setenar Yogyakarta atau Semarang, namun wilayah yang berada di jalur Pantura ini menyimpan beragam pesona wisata.
Mulai dari wisata alam yang sejuk, pantai menawan, hingga kuliner khas yang menggugah selera, Pemalang bisa menjadi pilihan menarik untuk liburan keluarga maupun backpacker.
Sekilas Tentang Pemalang
Secara geografis, Pemalang berada di pesisir utara Jawa Tengah dengan batas wilayah Laut Jawa di utara, Tegal di barat, Purbalingga di selatan, dan Pekalongan di timur.
Letaknya yang strategis membuat kota ini mudah diakses menggunakan kendaraan pribadi, bus, maupun kereta api yang berhenti di Stasiun Pemalang.
Meski sering hanya dilintasi para pengguna jalur Pantura, Pemalang menyimpan banyak destinasi yang layak disinggahi.
Menikmati Keindahan Alam Pemalang
Salah satu daya tarik utama Pemalang adalah wisata alamnya yang masih asri dan menenangkan.
Curug Sibedil
Berlokasi di Desa Sima, Kecamatan Moga, Curug Sibedil menyajikan panorama air terjun setinggi 20 meter yang dikelilingi tebing hijau.
Nama Sibedil berasal dari batuan di sekitar curug yang menyerupai moncong senjata api. Suasana sejuk dan alami membuat tempat ini cocok untuk melepas penat maupun berburu foto.
Telaga Silating
Di Kecamatan Belik, wisatawan bisa menemukan Telaga Silating yang dikelilingi pepohonan rindang.
Selain bersantai menikmati udara sejuk, pengunjung dapat berkeliling telaga dengan perahu atau memancing ikan. Kawasan ini juga populer sebagai lokasi berkemah.
Pantai Widuri
Sebagai ikon wisata Pemalang, Pantai Widuri selalu ramai dikunjungi.
Berjarak hanya 3 km dari pusat kota, pantai ini menghadirkan pemandangan Laut Jawa dengan pasir kecokelatan dan ombak tenang.
Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari taman bermain, gazebo, hingga waterpark yang ramah keluarga.
Curug Bengkawah
Curug yang kerap disebut “Niagara Mini Pemalang” ini berada di Desa Sikasur, Kecamatan Belik.
Dengan tinggi sekitar 20 meter dan debit air deras, air terjun ini menyajikan pemandangan spektakuler, terutama saat musim hujan.
Lingkungannya yang masih alami menambah daya tarik tersendiri bagi pecinta wisata alam.
Baca Juga: BRI Jadi Banking Partner Halal Indo 2025, Catat Transaksi Rp 7,7 Miliar dan Investasi Rp 7,2 Triliun
Wisata Keluarga dan Edukasi
Selain wisata alam, Pemalang juga menawarkan destinasi edukasi dan rekreasi keluarga yang tak kalah menarik.
Agro Wisata Kebun Teh Semugih
Hamparan kebun teh hijau di Kecamatan Belik menjadi pilihan tepat untuk bersantai sekaligus belajar.
Wisatawan bisa menyusuri jalur perkebunan sambil menghirup udara segar, bahkan menyaksikan langsung proses pengolahan teh.
Rainbow Rafting Sungai Comal
Bagi pencinta adrenalin, arung jeram di Sungai Comal bisa menjadi pilihan seru.
Dengan jalur sepanjang 4–6 km, wisatawan akan diajak melewati jeram-jeram menantang. Aktivitas ini tetap aman karena didampingi pemandu berpengalaman.
Bukit Tangkeban
Terletak di Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, Bukit Tangkeban menawarkan pemandangan Gunung Slamet dari ketinggian.
Spot foto unik dan wahana keluarga seperti outbound hingga gardu pandang menjadikannya favorit kalangan muda.
Baca Juga: Laga Kandang MU Mundur, Fokus Pulihkan Kondisi Pemain
Akses dan Fasilitas Wisata
Pemalang mudah diakses dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya melalui jalur kereta maupun bus Pantura.
Untuk akomodasi, tersedia pilihan hotel berbintang hingga homestay yang ramah di kantong.
Tak lengkap rasanya jika berkunjung tanpa mencicipi kuliner khas Pemalang.
Hidangan seperti sate loso dan nasi grombyang menjadi pelengkap perjalanan wisata yang tak terlupakan.