RadarMadura.id— Di tengah maraknya tren makanan modern, masakan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati banyak orang.
Salah satunya adalah pecak terong, sajian khas Betawi yang sederhana namun kaya rasa.
Hidangan ini menghadirkan kombinasi terong bakar yang lembut dengan sambal pedas gurih berkuah santan, sehingga cocok disajikan sebagai lauk harian.
Tidak hanya nikmat, pecak terong juga mudah dibuat dengan bahan yang sederhana.
Inilah yang membuatnya tetap eksis di meja makan keluarga, terutama bagi mereka yang rindu cita rasa rumahan khas Betawi.
Bahan Pecak Terong Betawi (2 Porsi)
3 buah terong ungu atau hijau
1 sachet santan instan, bisa ditambah air bila ingin lebih encer
Bumbu sambal:
4 buah cabai merah keriting
10 buah cabai rawit (sesuai tingkat kepedasan)
2 siung bawang putih
2 buah kemiri
3 lembar daun jeruk, buang tulang tengahnya
1 ruas kencur
1/2 sendok teh terasi
Garam, gula pasir, dan kaldu bubuk secukupnya
Cara Membuat Pecak Terong Betawi (30 Menit)
-
Cuci bersih terong lalu bakar hingga kulitnya menghitam. Setelah dingin, kupas kulitnya hingga bersih, kemudian sisihkan.
-
Goreng semua bumbu sambal kecuali kencur dan daun jeruk hingga harum. Haluskan dalam cobek, lalu tambahkan kencur, daun jeruk, garam, gula, dan kaldu bubuk.
-
Rebus santan instan yang sudah dicampur air hingga mendidih. Tuangkan ke dalam cobek berisi sambal, aduk rata.
-
Penyet terong yang sudah dibakar, lalu siram dengan sambal pecak. Sajikan bersama nasi hangat.
Selain lezat, pecak terong juga sarat nilai budaya. Masakan ini mencerminkan kesederhanaan masyarakat Betawi dalam mengolah bahan lokal menjadi sajian istimewa.
Terong yang dibakar memberikan aroma khas, sementara kuah santannya menambah rasa gurih yang menyeimbangkan pedasnya cabai.
Hidangan ini bisa menjadi inspirasi menu harian yang sehat, praktis, dan tetap memanjakan lidah. Tidak heran jika pecak terong terus digemari lintas generasi. (fadila)
Editor : Fadila An Naila