RadarMadura.id— Bali sering dipilih sebagai destinasi utama liburan keluarga. Selama ini, pulau dewata terkenal dengan pantai dan budayanya yang memesona.
Namun, ada sisi lain Bali yang sayang dilewatkan, yakni wisata edukasi yang menghadirkan pengalaman rekreasi sekaligus pengetahuan baru.
Berlibur ke destinasi edukasi tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Selain bisa bersantai, wisatawan akan pulang dengan wawasan baru yang bermanfaat. Berikut tiga rekomendasi wisata edukasi di Bali yang bisa menjadi pilihan menarik saat merencanakan liburan keluarga.
Desa Wisata Coklat Bali
Jika ingin merasakan liburan yang berbeda, Desa Wisata Coklat Bali di Kecamatan Marga, Tabanan, bisa menjadi pilihan.
Di sini pengunjung diajak menjelajahi kebun kakao, mengenal cara membudidayakan tanaman, hingga mencicipi langsung buah kakao segar.
Yang membuat pengalaman semakin lengkap, wisatawan dapat melihat proses pengolahan kakao menjadi berbagai produk coklat lezat.
Aktivitas ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga menambah pengetahuan seputar salah satu komoditas unggulan Bali.
Secret Garden Village
Terletak di jalur Denpasar–Bedugul, tepatnya di Baturiti, Tabanan, Secret Garden Village dikenal sebagai wisata edukasi modern yang cocok untuk semua usia.
Dengan tiket yang ramah di kantong, pengunjung bisa menikmati beragam aktivitas, mulai dari museum, persawahan, fun painting, hingga tur di cafe unik.
Selain memberikan pengalaman belajar yang interaktif, tempat ini juga menawarkan restoran dengan menu nusantara dan panorama pegunungan yang menenangkan.
Tidak heran jika Secret Garden Village kerap menjadi tujuan utama liburan keluarga yang ingin menyatukan hiburan dan edukasi.
Sacred Monkey Forest Ubud Sanctuary
Bagi keluarga yang ingin mengenalkan anak pada alam dan satwa liar, Monkey Forest Ubud adalah destinasi tepat.
Selain menjadi rumah bagi ratusan monyet ekor panjang, kawasan ini juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang kental.
Wisatawan bisa belajar mengenai ekosistem hutan, sejarah pura, hingga menikmati suasana alam tropis yang masih asri.
Dengan akses mudah dan jam operasional yang panjang, destinasi ini selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menariknya, pengalaman interaksi dengan monyet sering kali menjadi momen tak terlupakan bagi anak-anak.
Liburan ke Bali tidak harus selalu diisi dengan aktivitas pantai atau hiburan modern.
Dengan memilih destinasi wisata edukasi, keluarga bisa merasakan pengalaman berbeda yang menggabungkan kesenangan, pembelajaran, serta kebersamaan.
Inilah cara cerdas menikmati liburan sambil menambah wawasan. (fadila)
Editor : Fadila An Naila