RadarMadura.id— Ekkado kini semakin populer sebagai camilan gurih yang tak hanya lezat tetapi juga menarik secara visual.
Bentuknya menyerupai kantong kecil yang diikat daun kucai, membuat makanan ini kerap tampil di meja restoran oriental dan menu dim sum.
Namun, siapa sangka, ekkado sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan sederhana dan langkah yang cukup praktis.
Asal-Usul dan Daya Tarik Ekkado
Nama ekkado berasal dari kata dalam bahasa Jepang, yakni “egg” dan “kado” yang berarti “telur dalam kantong”.
Sesuai namanya, isian utama ekkado adalah telur puyuh rebus yang dibalut adonan daging ayam dan udang, kemudian dibungkus dengan kulit tahu.
Kombinasi ini menghasilkan rasa gurih, tekstur lembut, serta tampilan unik yang membuat siapa saja tergoda untuk mencobanya.
Tidak hanya cocok sebagai menu restoran, ekkado kini banyak dipilih sebagai camilan rumahan.
Bentuknya yang mungil membuatnya praktis disajikan untuk anak-anak maupun orang dewasa. Bahkan, ekkado bisa dijadikan ide jualan makanan kekinian yang bernilai ekonomis.
Resep Praktis Membuat Ekkado di Rumah
Untuk menghasilkan sekitar 16 buah ekkado, bahan yang diperlukan cukup mudah ditemukan.
Daging ayam fillet dan udang menjadi bahan utama yang dicampur dengan bawang putih, tepung tapioka, maizena, serta bumbu pelengkap seperti saus tiram, kecap ikan, minyak wijen, dan kecap asin.
Adonan yang sudah halus kemudian digunakan untuk membungkus telur puyuh rebus.
Semua bahan dibalut dengan kulit tahu, lalu diikat menggunakan daun kucai agar tampak menyerupai kantong kecil.
Setelah itu, ekkado digoreng dalam minyak panas hingga kecokelatan dan matang merata.
Bagi yang ingin menyimpannya lebih lama, ekkado bisa digoreng setengah matang atau dikukus, lalu disimpan di freezer.
Cara ini membuat ekkado tahan hingga dua bulan dan tetap nikmat ketika digoreng kembali sebelum disajikan.
Kelezatan yang Fleksibel
Ekkado dikenal sebagai camilan serbaguna. Selain disajikan sebagai pendamping makan utama, makanan ini juga cocok untuk acara keluarga, bekal sekolah, atau bahkan ide bisnis kuliner.
Rasanya yang gurih, renyah di luar, dan lembut di dalam membuat ekkado disukai semua kalangan.
Tak hanya soal rasa, tampilan ekkado yang menyerupai kantong rezeki juga memiliki filosofi keberuntungan dalam budaya Asia.
Hal ini membuatnya sering dipilih sebagai menu spesial di momen perayaan atau jamuan istimewa.
Tips Anti Gagal Membuat Ekkado
Agar hasil ekkado sempurna, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan terlalu lama merendam kulit tahu karena bisa membuatnya mudah sobek.
Kedua, gunakan daun kucai yang sudah direbus sebentar agar lentur dan tidak mudah putus saat digunakan untuk mengikat.
Terakhir, goreng dengan api kecil agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam masih matang sempurna.
Dengan langkah yang tepat, siapa pun bisa menghadirkan kelezatan ekkado ala restoran langsung dari dapur rumah.
Camilan ini bukan hanya menggugah selera, tetapi juga membawa pengalaman kuliner yang unik dan penuh kesan. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila