Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Healing Tipis-Tipis di 3 Mangrove Hits Bangkalan, Banyak Spot Foto & Jajanan Mantul

Fadila An Naila • Senin, 25 Agustus 2025 | 04:14 WIB

Ilustrasi Wisata Hutan Mangrove Bangkalan
Ilustrasi Wisata Hutan Mangrove Bangkalan

RadarMadura.id— Bangkalan dikenal memiliki kawasan mangrove yang cukup luas dan tumbuh subur. Selain menjadi benteng alami pesisir, keberadaan hutan bakau kini juga dikembangkan menjadi ekowisata yang ramah keluarga maupun generasi muda.

Tidak hanya menikmati suasana sejuk, pengunjung juga bisa belajar mengenal jenis mangrove, cara menanamnya, hingga menyaksikan burung-burung migran yang singgah di kawasan ini.

Berikut tiga destinasi ekowisata mangrove yang bisa menjadi pilihan liburan di Bangkalan.

1. Taman Pendidikan Mangrove (TPM) Labuhan

Destinasi ini berada di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Bangkalan. Taman Pendidikan Mangrove (TPM) Labuhan beroperasi mulai pukul 08.00 pagi hingga malam hari.

Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas, seperti jalur trekking sepanjang 300 meter, area pemantauan burung, spot foto instagramable, wahana bermain anak, area kuliner UMKM, hingga lokasi outbound.

Tersedia juga musala, toilet, gazebo, fotografer lokal, hingga area camping untuk pengunjung yang ingin bermalam.

2. Hutan Mangrove Bancaran

Berada di Kelurahan Bancaran, Kecamatan Bangkalan, destinasi ini menjadi salah satu pilihan favorit wisatawan, khususnya anak muda yang ingin menikmati suasana senja di tepi pantai.

Daya tarik utamanya adalah pengalaman menyusuri muara laut dengan perahu, melewati rindangnya pepohonan bakau yang memberi kesan menakjubkan.

Selain itu, jembatan kayu berwarna-warni yang ada di area wisata ini menjadi spot foto yang populer di kalangan pengunjung.

3. Wisata Mangrove Tajungan (Segoro Ayu)

Terletak di Dusun Pulo, Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, wisata ini dikenal dengan nama Segoro Ayu. Kawasan ini memiliki gazebo untuk bersantai setelah berjalan-jalan menyusuri hutan bakau. 

Selain menawarkan suasana alam, wisatawan bisa mencicipi kuliner khas setempat. Beberapa menu yang tersedia antara lain sate udang, seafood asam manis, kepiting, cumi, kepala ikan sembilang, hingga sate usik dengan bumbu kuning.

Ada juga hidangan tradisional seperti sewel udang, bubur masin, dan bubur kelodewo yang unik karena dinikmati dengan kerupuk, bukan dengan sendok.

Ekowisata mangrove di Bangkalan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga sarana edukasi lingkungan. Dengan berkunjung ke kawasan ini, wisatawan ikut mendukung pelestarian hutan bakau yang penting untuk menjaga ekosistem pesisir. (Fadila)

 

Editor : Fadila An Naila
#bangkalan #liburan #wisata alam #Wisata Bangkalan #mangrove #wisata mangrove