RadarMadura.id - Bayangkan menginjakkan kaki di hamparan pasir berwarna merah muda yang bersinar lembut di bawah cahaya matahari tropis.
Itulah sensasi magis yang ditawarkan Pantai Pink, permata tersembunyi di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Warna pasirnya yang tak biasa ini bukan hasil rekayasa, melainkan ciptaan alam dari serpihan foraminifera yang bercampur sempurna dengan pasir putih.
Baca Juga: Portal SSCASN 2025 Tiba-Tiba Aktif, Apakah CPNS dan PPPK 2025 Dibuka? Ini Jawaban Tegas dari BKN
Hasilnya adalah gradasi pink alami yang membuat siapa pun terpukau saat pertama kali melihatnya.
Banyak wisatawan menyebut Pantai Pink sebagai tempat yang “terlalu indah untuk nyata.”
Pasir pink yang lembut berpadu dengan laut biru kehijauan yang tenang menciptakan suasana bak lukisan hidup.
Aktivitas seperti snorkeling dan menyelam jadi lebih istimewa di sini karena airnya begitu jernih dan terumbu karangnya penuh warna.
Bagi penyuka foto atau pemburu konten Instagramable, tempat ini adalah surga visual yang tidak akan mengecewakan.
Anehnya, pantai secantik ini tidak memungut biaya masuk dan buka selama 24 jam penuh setiap hari.
Waktu terbaik untuk datang adalah pagi hari, ketika warna pasir tampil paling memesona ditempa cahaya matahari.
Lokasinya memang tidak mudah dijangkau—Anda perlu naik kapal dari Labuan Bajo—tapi justru itu yang membuatnya terasa eksklusif dan masih terjaga alami.
Perjalanan ke sini bukan hanya sekadar liburan, tapi pengalaman yang menyentuh jiwa.
Pantai Pink bukan hanya destinasi, tapi pengingat bahwa keajaiban alam benar-benar ada di negeri sendiri, menunggu untuk dijelajahi dan dicintai. (fadila)
Editor : Fadila An Naila