RadarMadura.id — Pernahkah kamu merasa lelah dengan rutinitas, polusi, dan hiruk pikuk kota?
Ingin kabur sejenak ke tempat tenang tanpa harus menempuh perjalanan jauh atau menguras isi dompet?
Jika iya, Hutan Mangrove Wonorejo mungkin adalah jawabannya.
Tempat ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan sebuah pelarian alami yang menyatu dengan suara air, desir angin, dan hijaunya alam.
Yang lebih menarik? Masuk ke tempat ini gratis.
Mengapa Mangrove Wonorejo Berbeda?
Bayangkan kamu berdiri di tengah hamparan hutan bakau, dikelilingi suara kicau burung, riak sungai yang tenang, dan udara segar yang sulit ditemukan di pusat kota.
Tak ada suara klakson, tak ada hiruk pikuk. Hanya kamu dan alam.
Inilah yang ditawarkan Mangrove Wonorejo, destinasi ekowisata yang secara mengejutkan berada hanya 40 menit dari pusat kota Surabaya.
Banyak yang tidak menyangka bahwa Surabaya, kota industri yang panas dan padat, menyimpan oase hijau seluas ini di bagian timurnya.
Masuk Gratis, Healing Tanpa Beban
Kalau biasanya wisata alam harus membayar tiket mahal, Mangrove Wonorejo justru sebaliknya.
Tiket masuk: Rp0 alias gratis
Tiket naik perahu: Rp25.000 (dewasa) | Rp15.000 (anak-anak)
Kamu hanya perlu membayar bila ingin menyusuri sungai dengan perahu menuju area tengah hutan mangrove.
Dan percayalah, perjalanan menyusuri kanal bakau ini akan terasa seperti berada di film dokumenter alam, tenang, eksotis, dan memukau.
Buka Setiap Hari, dari Pagi Sampai Senja
Jam buka: 08.00 – 18.00 WIB
Buka setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur
Pagi hari cocok untuk olahraga ringan atau berjalan santai di jembatan kayu. Siang hari pas buat menyepi.
Tapi jika ingin suasana romantis, sore hari di sini akan memperlihatkan senja yang perlahan menyapa air sungai, momen yang sempurna untuk foto Instagram-mu.
Baca Juga: Jangan Toleh ke Belakang! Misteri Pintu Air Jagir yang Tak Terungkap, Bisa Buat Uji Nyali
Lokasi: Tidak Jauh, Tapi Rasa Liburannya Seperti ke Luar Kota
Alamat: Jl. Raya Wonorejo, Rungkut, Surabaya
Hanya sekitar 14 km dari Stasiun Gubeng. Kamu bisa berkendara sekitar 40 menit menggunakan kendaraan pribadi.
Akses jalan mudah dan papan petunjuk menuju lokasi cukup jelas. Sayangnya, belum ada angkutan umum langsung ke area ini, jadi siapkan kendaraan pribadi atau ojek online.
Fasilitas yang Bikin Betah
Meski gratis, fasilitas di sini tidak murahan:
Jalur jogging dan jembatan kayu panjang di tengah hutan
Gazebo dan tempat duduk untuk bersantai
Dermaga kecil dengan perahu siap antar
Toilet bersih dan area parkir luas
Penjaga keamanan dan petugas ramah
Ini bukan sekadar wisata murah. Ini tempat di mana kamu bisa merasa berharga meski tak perlu mengeluarkan uang banyak.
Edukasi Alam dan Kesadaran Lingkungan
Mangrove Wonorejo bukan hanya tempat untuk kabur sejenak, tapi juga sumber pembelajaran tentang konservasi.
Kawasan ini dikelola sebagai ekowisata dan habitat berbagai jenis flora dan fauna. Cocok dijadikan sarana belajar yang menyenangkan bagi anak maupun orang dewasa.
Baca Juga: Mobil BYD Kini Punya Kemampuan Otonom Level 4, Parkir Otomatis Jadi Fitur Unggulan
Tips Berkunjung:
Datang pagi untuk udara paling segar
Gunakan pakaian nyaman dan sepatu jalan
Bawa kamera! Setiap sudut tempat ini sangat fotogenik
Jangan buang sampah sembarangan
Gunakan kendaraan pribadi untuk kemudahan akses
Di tengah panasnya kota dan rutinitas yang menjemukan, Mangrove Wonorejo hadir sebagai tempat pelarian yang tepat. Gratis, mudah dijangkau, dan menyuguhkan keindahan yang autentik.
Ini bukan sekadar wisata, tapi pengalaman hidup yang layak kamu rasakan. (hasan)
Editor : Hasan Bashri