RadarMadura.id - Dari sekian banyak kuliner khas Pulau Madura, Ayam Songkem menempati posisi istimewa.
Makanan tradisional ini bukan hanya menggoda selera dengan cita rasa pedas gurih khas rempah Nusantara.
Akan tetapi juga menawarkan cara memasak yang sehat tanpa minyak dan dikukus dalam balutan daun pisang.
Bagi pecinta masakan Nusantara, ayam songkem layak menjadi pilihan utama untuk sajian keluarga atau hidangan spesial.
Baca Juga: Begini Cara Membuat Cake Khas Sumenep, Sajian Gurih Penuh Rasa dari Madura yang Unik dan Berkelas
Cita Rasa Tradisional yang Sarat Makna
Ayam Songkem berasal dari wilayah Madura bagian timur, dikenal sebagai sajian yang kerap disuguhkan dalam acara adat dan momen kebersamaan keluarga.
Dalam tradisinya, nama songkem sendiri memiliki makna penghormatan atau bentuk kasih sayang, di mana hidangan ini dulunya dipersembahkan kepada orang tua atau tokoh yang dihormati.
Baca Juga: Sejarah Bebek Sinjay yang Legendaris dI Bangkalan yang Tidak Banyak Orang Tahu
Bahan Utama Ayam Songkem
Untuk membuat Ayam Songkem, dibutuhkan satu ekor ayam kampung utuh—pilihan ideal karena tekstur dagingnya yang lebih padat dan kaya nutrisi.
Ayam dilumuri air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis, lalu didiamkan di dalam kulkas selama 15 menit.
Daun pisang, tusuk gigi, dan tali digunakan sebagai pembungkus dan pengikat ayam saat proses kukus berlangsung.
Bumbu Rempah yang Menggoda
Kunci dari kelezatan ayam songkem terletak pada perpaduan bumbu rempahnya. Di antaranya:
200 gram cabai merah keriting
50 gram cabai hijau keriting
50 gram cabai rawit merah/oranye
100 gram bawang merah
50 gram bawang putih
Sereh dan daun purut sebagai penambah aroma (opsional)
Garam, kaldu ayam bubuk, dan gula secukupnya
Semua bahan ini dihaluskan dengan chopper—namun tidak terlalu halus, agar teksturnya tetap terasa saat disantap.
Baca Juga: Anggaran Rp 1,5 Miliar DBHCHT Hanya Sasar Enam Poktan, APTI Duga Tidak Tepat Sasaran
Proses Memasak Ayam Songkem
Setelah ayam dibumbui secara merata dan dibungkus dengan daun pisang, proses memasak dilanjutkan dengan mengukus selama 60 menit.
Metode ini menjadikan ayam matang sempurna, empuk, dan meresap bumbunya.
Setelah itu, ayam dipanggang di atas grill pan hingga daun pisang kering dan aroma khasnya keluar.
Proses ini tidak hanya meningkatkan cita rasa, tapi juga menghadirkan sensasi smokey yang menggoda.
Ayam Songkem disajikan hangat-hangat, didampingi nasi putih dan perasan jeruk limau untuk menyeimbangkan rasa.
Kombinasi pedas, gurih, dan segar menciptakan harmoni rasa yang sulit dilupakan.
Dalam dunia kuliner yang terus berkembang, Ayam Songkem tetap menjadi primadona yang dicintai karena kesederhanaan proses memasaknya dan kekayaan rasa yang ditawarkan.
Cobalah resep ini di rumah dan rasakan kehangatan masakan tradisional Madura yang sesungguhnya. (hasan)
Editor : Hasan Bashri