RadarMadura.id - Cuaca dingin memang paling nikmat ditemani sajian hangat yang lembut dan menenangkan.
Salah satu pilihan yang tak hanya menggugah selera tapi juga menyehatkan adalah kembang tahu, atau dikenal juga dengan nama tauwa.
Minuman tradisional ini terbuat dari sari kedelai yang dibekukan hingga membentuk lapisan lembut, lalu disiram dengan kuah jahe hangat yang manis dan harum.
Kembang tahu tak hanya cocok disantap saat pagi atau malam hari, tetapi juga menawarkan manfaat kesehatan.
Susu kedelai kaya akan protein nabati, sementara jahe dikenal sebagai bahan alami yang menghangatkan tubuh dan meningkatkan daya tahan.
Kombinasi keduanya menciptakan minuman yang cocok untuk menemani momen santai di rumah, terutama saat cuaca dingin atau musim hujan tiba.
Baca Juga: IWbA Bangkalan Hanya Mampu Sumbang Satu Perak
Bahan-Bahan
Untuk kembang tahu:
-
1 liter susu kedelai murni (tanpa gula)
-
½ sendok teh agar-agar bubuk (opsional, membantu proses pembekuan)
-
1 sendok teh tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
Untuk kuah jahe:
-
700 ml air
-
100–120 gram gula merah (sesuaikan dengan selera manis)
-
2 ruas jahe, dibakar lalu dimemarkan
-
1 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)
-
Sejumput garam
Cara Membuat
1. Membuat kembang tahu:
-
Panaskan susu kedelai di atas api kecil.
-
Tambahkan larutan maizena dan agar-agar bubuk sambil terus diaduk perlahan agar tidak pecah.
-
Setelah mendidih, matikan api dan saring.
-
Tuang ke dalam wadah, lalu diamkan hingga set dan membentuk lapisan lembut seperti puding tipis.
2. Membuat kuah jahe:
-
Rebus air bersama jahe, gula merah, daun pandan, dan sejumput garam.
-
Masak hingga mendidih dan harum.
-
Saring kuah jahe dan sisihkan.
3. Penyajian:
-
Keruk tipis lapisan kembang tahu menggunakan sendok besar.
-
Letakkan ke dalam mangkuk saji.
-
Siram dengan kuah jahe hangat.
-
Sajikan segera selagi hangat.
Baca Juga: Target Perolehan Medali Sepak Takraw Kabupaten Sumenep Meleset
Kelezatan dan kehangatan kembang tahu menjadikannya pilihan tepat untuk menemani waktu santai bersama keluarga.
Resep sederhana ini bisa dibuat di rumah dengan bahan yang mudah ditemukan, namun memberikan sensasi rasa yang kaya dan memanjakan.
Minuman tradisional seperti ini adalah bukti bahwa kelezatan tak harus rumit, dan tradisi kuliner Indonesia patut untuk terus dilestarikan. (fadila)
Editor : Fadila An Naila