Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wajib masuk wishlist liburan panjang! Bukit Premium Pasuruan tawarkan suasana tenang, view cantik, dan trekking santai

Fadila An Naila • Minggu, 6 Juli 2025 | 06:28 WIB

Bukit Premium, Pasuruan
Bukit Premium, Pasuruan

RadarMadura.id - Media sosial kembali diramaikan dengan video sabana hijau memikat lengkap dengan kabut pagi dan lanskap perbukitan yang menyerupai Bukit Wairinding di Sumba.

Namun siapa sangka, panorama menakjubkan itu ternyata bukan di Nusa Tenggara Timur, melainkan di lereng Gunung Bromo, tepatnya di Dusun Kandang Sari, Desa Mororejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Dikenal sebagai Bukit Premium, tempat ini kini tengah naik daun sebagai destinasi ekowisata baru yang cocok dikunjungi saat liburan panjang maupun libur sekolah.

Video viral yang diunggah oleh pengguna TikTok memperlihatkan keindahan alam perbukitan lengkap dengan jalur trekking alami, sabana luas, hingga nuansa pagi yang diselimuti kabut tipis, mengundang ribuan orang penasaran dan ingin datang langsung.

Baca Juga: Bumbu Petisnya Bikin Susah Move On! Rujak Cingur Ini Cocok Banget Buat Menu Akhir Pekan Kamu

Trekking Ringan, Pemandangan Mengagumkan

Lokasi Bukit Premium berada di kawasan dataran tinggi, namun tetap mudah dijangkau.

Pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi hingga ke titik parkir, lalu melanjutkan perjalanan kaki selama 12–15 menit melalui jalur setapak yang landai.

Jalurnya cukup aman untuk anak-anak dan pendaki pemula, bahkan dianggap sebagai salah satu trek ringan terbaik dengan pemandangan spektakuler.

Harga Terjangkau, Ojek Lokal Jadi Alternatif Nyaman

Hingga saat ini, belum ada tiket masuk resmi ke Bukit Premium. Pengunjung cukup membayar biaya parkir sekitar Rp10.000 per motor secara swadaya.

Jika tidak ingin berjalan kaki, tersedia ojek lokal dengan tarif Rp25.000–50.000 pulang-pergi.

Layanan ini cukup diminati oleh pengunjung yang datang bersama keluarga atau membawa peralatan piknik.

Spot Instagramable: Dua Bukit, Dua Pesona

Ada dua titik favorit yang jadi incaran kamera:

Beberapa pengunjung juga membawa tikar dan bekal dari rumah, menjadikan area ini lokasi piknik ringan sambil menikmati angin pegunungan.

Didukung Pemerintah, Didorong Konten Kreatif

Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan aktif mempromosikan Bukit Premium melalui media sosial resmi seperti Instagram @tourism_pasuruan, serta bekerja sama dengan para content creator.

Salah satunya edukasi dari akun TikTok @rayenpr_ yang mengajak wisatawan untuk menjaga kebersihan dan ekosistem lokal.

Tujuannya tak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mendorong ekonomi warga desa melalui pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Rekomendasi Waktu Berkunjung dan Tips Liburan Nyaman

Agar pengalaman berkunjung ke Bukit Premium lebih maksimal, sebaiknya datang sebelum pukul 08.00 pagi.

Selain mendapatkan cahaya terbaik untuk fotografi, Anda juga bisa menikmati sabana sebelum kabut menebal.

Gunakan alas kaki yang nyaman, bawa air minum, camilan secukupnya, dan kantong sampah sendiri.

Meski masih tergolong destinasi baru, fasilitas dasar di sekitar kawasan cukup memadai berkat partisipasi aktif warga sekitar.

Baca Juga: Abang Putu Udah Jarang Lewat? Gak Masalah! Sekarang Kamu Bisa Bikin Putu Bumbung Sendiri yang Rasanya Sama Persis Kayak Dulu

Pilihan Ideal untuk Liburan Tanpa Ribet

Bukit Premium jadi alternatif segar bagi masyarakat perkotaan yang ingin melepas penat tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Cocok juga untuk keluarga yang ingin mengajak anak-anak menikmati alam selama liburan sekolah.

Dengan biaya terjangkau, pemandangan kelas dunia, dan akses mudah, tak heran jika Bukit Premium dinobatkan sebagai salah satu destinasi liburan panjang paling hits saat ini. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#tiktok #Bukit Premium #wisata pasuruan #wisata alam #liburan sekolah #pasuruan #viral #libur sekolah #liburan panjang #rekomendasi wisata