RadarMadura.id - Suara “ngiiit-ngiiit” dari semprotan uap kukusan bambu kue putu mungkin tak asing di telinga Anda.
Aroma pandan yang semerbak, berpadu dengan wangi gula merah dan kelapa parut hangat, seolah membawa kita kembali ke masa kecil.
Kue putu bukan sekadar camilan sore, tapi juga bagian dari identitas kuliner Nusantara yang terus hidup hingga kini.
Mau mencoba membuatnya sendiri di rumah? Tenang, resep kue putu tradisional ini sangat mudah diikuti, bahkan oleh pemula.
Dengan bahan-bahan sederhana dan teknik kukus khas Indonesia, Anda bisa menyajikan kue putu yang harum dan lembut seperti buatan pedagang kaki lima legendaris!
Bahan-Bahan Kue Putu Tradisional:
-
250 gram tepung beras
-
150 ml air pandan alami (dari 10 lembar daun pandan + 1 lembar daun suji, diblender dan disaring)
-
¼ sendok teh garam
-
150 gram gula merah, diserut halus
-
Kelapa parut kukus (dari kelapa setengah tua, diberi sedikit garam)
-
Cetakan bambu atau cetakan khusus putu
Langkah Mudah Membuat Kue Putu Sendiri di Rumah:
-
Campur tepung beras dengan air pandan, tuang sedikit demi sedikit sambil diremas menggunakan tangan. Aduk hingga membentuk tekstur seperti pasir basah.
-
Tambahkan garam, aduk hingga rata. Pastikan adonan tidak terlalu lembek atau terlalu kering agar hasil akhir empuk tapi tetap utuh.
-
Isi cetakan bambu dengan adonan hingga setengah, masukkan serutan gula merah, lalu tutup kembali dengan adonan hingga penuh.
-
Kukus adonan dalam kukusan panas yang sudah dialasi daun pisang atau kain bersih. Kukus selama 10–15 menit hingga matang dan aroma pandan menyebar.
-
Setelah matang, keluarkan dari cetakan dan taburi kelapa parut kukus di atasnya.
Tips Sukses Bikin Kue Putu yang Empuk dan Wangi:
-
Gunakan air pandan alami, bukan perisa instan, untuk aroma yang segar dan warna yang natural.
-
Kelapa parut harus dikukus dan langsung digunakan agar tidak cepat basi.
-
Gula merah sebaiknya diserut halus agar meleleh sempurna saat dikukus.
-
Jangan ditekan terlalu padat saat memasukkan adonan ke cetakan, agar hasilnya berongga dan lembut.
-
Kukusan harus benar-benar panas merata sebelum digunakan.
Kue Putu dan Aroma Nostalgia di Waktu Senja
Kue putu adalah salah satu simbol kuat dari kuliner jalanan Indonesia. Dengan aroma khas dan suara cetakan bambunya, jajanan ini selalu dinantikan saat sore menjelang.
Dulu dijajakan dengan gerobak sederhana, kini Anda bisa menghadirkan kehangatan yang sama di rumah sendiri.
Camilan tradisional ini juga cocok disandingkan dengan secangkir teh hangat atau kopi tubruk.
Di balik kesederhanaannya, kue putu menyimpan kenangan masa lalu yang manis, sekaligus menggugah selera setiap kali disajikan. (fadila)
Editor : Fadila An Naila