RadarMadura.id— Bingung mau masak apa dengan sisa daging kurban? Jangan khawatir, ada satu menu khas Nusantara yang bukan hanya menggoda selera tapi juga kaya akan rempah-rempah: Rawon Daging Sapi.
Dengan kuah hitam pekat dan cita rasa gurih yang dalam, rawon menjadi pilihan tepat untuk mengolah bagian daging sapi seperti sandung lamur yang teksturnya empuk dan berlemak.
Menu tradisional asal Jawa Timur ini punya keunikan tersendiri karena menggunakan kluwek, biji berwarna hitam pekat yang menjadi ciri khas warna dan rasa rawon.
Dipadukan dengan aneka bumbu rempah dan pelengkap seperti telur asin, tauge pendek, sambal, hingga kerupuk, sajian ini dijamin bikin makan siang makin istimewa.
Bahan-Bahan yang Diperlukan
Untuk membuat rawon, berikut bahan-bahan utamanya:
-
500 gram daging sapi bagian sandung lamur, yang sudah dipotong dadu
-
1750 ml air untuk merebus
-
Rempah segar: jahe, daun jeruk, daun salam, serai, dan lengkuas
-
Bumbu halus yang terdiri dari:
-
7 buah kluwek
-
7 siung bawang merah
-
6 siung bawang putih
-
3 buah cabai merah keriting
-
2 butir kemiri sangrai
-
3 cm kunyit bakar
-
½ sdt ketumbar
-
½ sdt merica butiran
-
½ sdt jinten
-
Baca Juga: Cari Tempat Seru Buat Long Weekend? Intip 6 Tempat Wisata Tersembunyi Ini yang Bikin Healing Maksimal dan Feed Instagram Makin Estetik!
Langkah Memasak Rawon Daging Sapi
-
Rebus awal untuk menghilangkan kotoran
Cuci bersih daging, potong dadu, lalu rebus dengan air hingga mendidih. Buang air rebusan pertama. -
Rebus ulang daging hingga empuk
Masukkan daging ke dalam 1750 ml air bersama jahe yang digeprek. Rebus selama 7 menit, lalu matikan api dan diamkan selama 30 menit agar daging menjadi empuk tanpa kehilangan sari rasa. -
Siapkan bumbu halus
Rendam isi kluwek dalam air panas, lalu blender bersama bumbu lainnya hingga halus. -
Tumis bumbu hingga matang
Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, lalu tambahkan daun jeruk, daun salam, serai, dan lengkuas. -
Campurkan bumbu ke dalam rebusan daging
Didihkan kembali rebusan daging, lalu masukkan bumbu tumis. Rebus kembali selama 7 menit, matikan api, dan diamkan agar bumbu meresap sempurna. -
Sajikan hangat dengan pelengkap
Rawon paling nikmat disantap bersama telur asin, tauge pendek, sambal, kerupuk, dan bawang goreng. Tak lengkap rasanya makan rawon tanpa kehadiran telur asin yang gurih.
Baca Juga: Lagi Ramai Isu Tambang, Yuk Jelajahi 6 Wisata Alam Raja Ampat yang Bikin Takjub & Susah Move On dari Keindahannya!
Tips dan Fakta Menarik
-
Kluwek adalah kunci dari rasa khas rawon. Bentuknya keras mirip batu, berwarna abu-abu dari luar dan hitam di dalam. Gunakan hanya isi yang berwarna gelap, karena itulah yang memberikan warna hitam pekat pada kuah.
-
Ingin rawon lebih berkuah atau lebih kental? Jumlah air bisa disesuaikan dengan selera.
-
Rawon juga cocok dipadukan dengan nasi hangat dan emping sebagai variasi pelengkap.
Kesimpulan
Rawon daging sapi bukan hanya resep turun-temurun, tapi juga solusi lezat dan praktis untuk mengolah sisa daging kurban.
Kandungan rempah yang kaya menjadikan masakan ini bukan hanya nikmat, tapi juga hangat dan menyehatkan.
Jadi, tak perlu bingung lagi—masak rawon hari ini dan rasakan kelezatan masakan tradisional Indonesia yang tiada duanya! (Hasan)
Editor : Hasan Bashri