RadarMadura.id— Wajik ketan, salah satu jajanan tradisional khas Nusantara, tetap menjadi primadona di tengah gempuran makanan modern.
Kelezatan camilan berbahan dasar beras ketan ini dikenal luas karena rasanya yang manis legit, teksturnya yang kenyal, serta aroma wangi dari daun pandan dan gula merah.
Sajian ini tak hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang kental, karena kerap disuguhkan dalam acara-acara penting seperti hajatan, syukuran, hingga perayaan keagamaan.
Bagi Anda yang ingin mencoba membuat wajik ketan sendiri di rumah, berikut ini adalah resep sederhana namun autentik yang bisa diikuti, dengan hasil memuaskan dalam porsi loyang ukuran 20x10 cm.
Baca Juga: Resep Udang Saus Mentega yang Lagi Dicari Banyak Orang, Yuk Cobain Sendiri dan Rasakan Lezatnya!
Bahan-Bahan:
-
300 gram beras ketan (rendam minimal 2 jam)
-
100 ml air santan (untuk proses aron)
-
200 gram gula merah, serut halus
-
250 ml santan kental
-
2 sendok makan gula pasir
-
1 lembar daun pandan, ikat simpul
-
Sejumput garam
-
Minyak goreng secukupnya untuk olesan
-
Plastik lembaran untuk alas loyang
Langkah-Langkah Membuat Wajik Ketan:
1. Persiapan Beras Ketan (15 menit):
Rendam beras ketan selama minimal dua jam untuk mendapatkan tekstur yang pulen dan lembut. Setelah itu, kukus ketan selama 15 menit hingga setengah matang.
2. Proses Aron dengan Santan:
Didihkan 100 ml air santan terlebih dahulu. Setelah mendidih, masukkan ketan yang telah dikukus dan aduk hingga santan meresap sempurna. Langkah ini penting untuk menghasilkan ketan yang gurih dan tidak mudah basi.
3. Kukus Ulang:
Ketan yang telah diaron dengan santan kemudian dikukus kembali selama 15 menit hingga matang sempurna dan bertekstur kenyal.
4. Membuat Larutan Gula:
Didihkan 250 ml santan bersama gula merah, gula pasir, daun pandan, dan sejumput garam. Setelah larutan mendidih dan gula larut sempurna, saring untuk menghilangkan ampas atau kotoran dari gula merah.
5. Memasak Ketan dengan Larutan Gula:
Masukkan ketan matang ke dalam larutan gula dan aduk terus di atas api kecil hingga larutan menyusut dan menyatu dengan ketan. Proses ini akan menghasilkan warna cokelat mengilap yang menjadi ciri khas wajik.
6. Mencetak dan Mendinginkan:
Siapkan loyang ukuran 20x10 cm, olesi dengan sedikit minyak goreng agar tidak lengket, dan alasi bagian bawah dengan plastik. Tuang adonan ketan ke dalam loyang, padatkan dan ratakan. Diamkan selama satu jam atau hingga ketan mengeras dan set.
7. Penyajian:
Setelah mengeras, keluarkan wajik dari loyang, potong-potong sesuai selera, dan sajikan. Wajik ketan siap disantap sebagai teman minum teh atau disajikan saat tamu datang berkunjung.
Baca Juga: Saus Kacangnya Juara! Ini Dia Resep Lontong Tahu Telur Rumahan yang Bisa Bikin Kamu Nambah Terus
Tips Tambahan:
-
Gunakan santan dari kelapa segar untuk rasa yang lebih gurih.
-
Aduk ketan dengan larutan gula menggunakan spatula kayu agar tidak mudah hancur.
-
Simpan dalam wadah tertutup agar wajik tahan lebih lama dan tidak cepat kering.
Dengan mengikuti resep di atas, Anda bisa menghadirkan cita rasa tradisional yang autentik di meja makan. Selain lezat dan mengenyangkan, wajik ketan juga cocok dijadikan oleh-oleh khas atau suguhan istimewa di berbagai momen berharga. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila