RadarMadura.id - Kalimantan Selatan tak hanya kaya akan budaya, tetapi juga memiliki ragam kuliner khas yang menggugah selera.
Salah satu hidangan tradisional yang tetap eksis hingga kini adalah nasi kuning dan telur masak habang.
Perpaduan nasi beraroma rempah dan telur berbumbu merah pekat ini menjadi sajian istimewa yang menggugah selera.
Baca Juga: Yuk Coba Resep Cah Sawi Putih Tomat Telur, Menu Praktis Bergizi untuk Semua Usia
Bahan-Bahan
Untuk Nasi Kuning (2–4 porsi):
-
2 gelas takar beras
-
1 bungkus santan instan (Kara)
-
1 batang serai, digeprek
-
1 lembar daun salam
-
1 lembar daun pandan
-
1 sdt kunyit bubuk
-
1 sdt garam
Untuk Telur Masak Habang:
-
6 butir telur ayam
-
7 buah cabai kering besar
-
15 siung bawang merah
-
9 siung bawang putih
-
½ ruas jahe
-
1 ruas kayu manis
-
5 buah cengkeh
-
½ koin terasi
-
1 sdt pala bubuk
-
1 sdt ketumbar bubuk
-
1 buah gula merah
-
100 ml minyak goreng
Cara Membuat
Langkah Membuat Nasi Kuning:
-
Cuci bersih beras hingga air bening.
-
Tambahkan air secukupnya hingga tinggi air setara setengah ruas jari telunjuk di atas permukaan beras.
-
Masukkan santan, serai, daun salam, daun pandan, kunyit bubuk, dan garam. Aduk rata.
-
Masak di atas api kecil hingga air habis dan nasi setengah matang.
-
Panaskan panci kukusan hingga air mendidih.
-
Kukus nasi setengah matang hingga benar-benar matang dan pulen.
Langkah Membuat Telur Masak Habang:
-
Rebus telur ayam hingga matang, lalu kupas kulitnya.
-
Rebus dan rendam cabai kering hingga lunak.
-
Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, dan cengkeh (dengan blender atau ulekan). Tambahkan sedikit air agar mudah dihaluskan.
-
Tumis bumbu halus di atas api sedang hingga air menyusut.
-
Tambahkan minyak goreng, aduk hingga bumbu berubah warna lebih gelap dan matang sempurna.
-
Masukkan gula merah, garam, dan pala bubuk. Koreksi rasa sesuai selera.
-
Tambahkan telur rebus ke dalam bumbu. Aduk rata.
-
Tuangkan sedikit air dan masak hingga air menyusut dan bumbu meresap ke dalam telur.
Sajian Istimewa Penuh Makna
Nasi kuning dan telur masak habang bukan sekadar sajian lezat, tetapi juga simbol kehangatan dan keberkahan.
Tak heran jika makanan khas Banjar ini kerap hadir dalam perayaan hari besar atau acara adat. (fadila)
Editor : Fadila An Naila