RadarMadura.id— Di tengah maraknya dessert modern dengan topping mewah dan tampilan Instagramable, bolu jadul sukade justru muncul kembali sebagai primadona yang menghadirkan rasa nostalgia.
Kue klasik ini membuktikan bahwa kelezatan sejati tidak selalu harus tampil mencolok. Kombinasi adonan lembut dan manisnya potongan sukade yang kenyal mampu membuat siapa pun jatuh cinta sejak gigitan pertama.
Uniknya, bolu ini bukan hanya soal rasa.
Proses pembuatannya yang sederhana, tanpa teknik rumit atau bahan mahal, membuat siapa saja bisa mencoba sendiri di dapur rumah.
Dari dapur rumahan hingga meja tamu, bolu jadul sukade siap memikat lidah dan hati.
Baca Juga: RSUD Smart Siapkan Mesin HD Khusus Untuk Layani Pasien Kritis
Warna-Warni Sukade yang Menggoda
Salah satu daya tarik bolu jadul ini terletak pada sukade — potongan manisan buah warna-warni yang tersebar merata dalam adonan.
Tidak hanya menambah tekstur kenyal yang menyenangkan, sukade juga mempercantik tampilan bolu hingga layak dijadikan sajian istimewa di momen-momen spesial.
Agar tampil lebih cantik, banyak yang menaburkan sukade tambahan di atas adonan sebelum dipanggang.
Hasilnya? Bolu yang tak hanya harum dan empuk, tapi juga menggoda sejak pandangan pertama.
Baca Juga: Camilan Kekinian yang Lagi Viral: Sosis Bantal, Gurihnya Bikin Melek!
Teknik Sederhana, Hasil Istimewa
Membuat bolu jadul sukade tidak memerlukan peralatan canggih. Rahasianya ada pada kombinasi bahan dan cara mencampurnya.
Telur, kuning telur, gula, emulsifier, dan vanili dikocok hingga mengembang dan berwarna pucat. Campuran tepung terigu, susu bubuk, dan baking powder lalu ditambahkan perlahan untuk menjaga adonan tetap ringan.
Yang penting, margarin cair harus diaduk perlahan menggunakan teknik lipat balik agar tidak merusak struktur adonan.
Proses ini menghasilkan tekstur bolu yang lembut, tidak padat, dan lumer di mulut. Dan yang tak kalah penting — hentakkan loyang sebelum memanggang untuk menghilangkan gelembung udara yang bisa bikin bolu berlubang besar.
Dari Oven ke Hati
Setelah adonan siap, panggang bolu di suhu 160 derajat Celsius selama 45 menit. Aroma harum yang keluar dari oven dijamin bikin tak sabar menunggu.
Gunakan tusuk lidi untuk memastikan kematangan: jika keluar bersih, tandanya bolu siap diangkat. Dinginkan sejenak sebelum dikeluarkan dari loyang agar bentuknya tetap sempurna.
Bolu jadul sukade paling nikmat disantap saat sore hari bersama secangkir teh hangat. Rasanya yang manis dan lembut jadi pasangan sempurna untuk obrolan ringan bersama keluarga atau tamu yang berkunjung.
Baca Juga: Resep Mudah dengan Sensasi Rasa yang Bikin Nagih dari Bihun Goreng Spesial
Kembali ke Rasa Asli yang Dirindukan
Tak semua kue bisa membawa kenangan, tapi bolu jadul sukade punya kekuatan itu. Setiap gigitan seolah membawa kembali suasana dapur ibu atau nenek di masa lalu.
Maka tak heran jika kue ini mulai banyak dicari lagi — bukan karena tren, tapi karena rasa yang tak tergantikan.
Kalau kamu rindu cita rasa otentik tanpa ribet, bolu jadul sukade adalah jawabannya.
Dengan bahan sederhana dan cara membuat yang praktis, kue ini layak dijadikan andalan camilan rumahan kapan pun kamu butuh pelukan dalam bentuk makanan. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila