Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

3 Tempat Wisata Hits di Mojokerto yang Wajib Dikunjungi: Serasa di Afrika hingga Pemandian Kerajaan

Fadila An Naila • Senin, 19 Mei 2025 | 04:06 WIB

Pemandangan Alam ala New Zealand di Ranu Manduro Mojokerto
Pemandangan Alam ala New Zealand di Ranu Manduro Mojokerto

RadarMadura.id— Kabupaten Mojokerto terus mencuri perhatian wisatawan berkat ragam destinasi alam dan sejarah yang unik.

Tiga tempat wisata berikut tengah naik daun dan ramai diperbincangkan di media sosial karena keindahan dan nilai sejarahnya.

Mulai dari hamparan padang rumput yang disebut-sebut mirip Afrika, hingga candi bawah tanah peninggalan Majapahit—semuanya bisa Anda nikmati dengan harga terjangkau.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Ramah Anak di Ciwidey, Bandung: Glamping Mewah hingga Petik Stroberi Seru

1. Ranu Manduro: Serasa di Savana Afrika

Terletak di Dusun Mandurono, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Ranu Manduro sempat viral di berbagai platform media sosial. Tempat ini menawarkan panorama alam yang memesona dengan padang rumput hijau luas dan perbukitan yang menyejukkan mata.

Uniknya, saat musim hujan, kawasan ini akan membentuk danau buatan dari cekungan alami di tanahnya.

Kombinasi rerumputan hijau dengan air yang tenang menciptakan suasana eksotis layaknya sabana Afrika, menjadikannya lokasi favorit untuk fotografi dan piknik keluarga.

Ranu Manduro tidak memungut tiket masuk, hanya dikenai biaya parkir kendaraan sebesar Rp3.000. Destinasi ini pun buka 24 jam, memungkinkan pengunjung menikmati matahari terbit maupun senja di alam terbuka.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Ramah Anak di Ciwidey, Cocok untuk Liburan Keluarga Hemat dan Seru

2. Candi Tikus: Jejak Pemandian Keluarga Kerajaan Majapahit

Bagi pecinta sejarah, Candi Tikus menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Berlokasi di Jalan Raya Trowulan, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, candi ini merupakan salah satu peninggalan penting dari Kerajaan Majapahit.

Keunikan Candi Tikus terletak pada strukturnya yang berada di bawah permukaan tanah, dikelilingi oleh kolam air yang akan terisi saat musim hujan. Menurut cerita masyarakat setempat, tempat ini dulunya berfungsi sebagai pemandian keluarga kerajaan.

Dengan tiket masuk hanya Rp3.000, pengunjung dapat mengeksplorasi arsitektur khas Majapahit yang masih terjaga serta mengenal lebih dekat sejarah kejayaan nusantara. Candi ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Baca Juga: Menelusuri Warisan Budaya dan Hiburan Seru di Solo: Langgar Merdeka Laweyan, Pandawa Water World, dan Museum Radya Pustaka

3. Sumber Gempong: Healing di Tengah Alam Trawas

Sumber Gempong yang berlokasi di Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, menawarkan suasana asri dan udara sejuk khas pegunungan.

Tempat ini menjadi favorit bagi masyarakat Mojokerto dan sekitarnya yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk kota.

Daya tarik utama Sumber Gempong adalah kolam mata air alami yang jernih, berpadu dengan hamparan persawahan hijau di sekitarnya. Suasana tenang dan alami menjadikannya lokasi ideal untuk healing atau sekadar bersantai bersama keluarga.

Dengan harga tiket masuk sebesar Rp5.000, pengunjung bisa menikmati keindahan alam mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Tidak heran jika tempat ini kerap ramai, terutama saat akhir pekan.

Mojokerto membuktikan dirinya sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Mulai dari nuansa eksotis Ranu Manduro, pesona sejarah Candi Tikus, hingga kesejukan Sumber Gempong—ketiganya menawarkan pengalaman berbeda yang sama-sama tak terlupakan.

Pastikan Anda memasukkan destinasi ini ke dalam daftar liburan berikutnya! (Fadila) 

Editor : Fadila An Naila
#destinasi #liburan #wisata #hits #keluarga #menarik #mojokerto #kerajaan #afrika