RadarMadura.id— Jika berbicara soal camilan tradisional yang menggoda selera, Tempe Mendoan khas Banyumas pasti masuk dalam daftar teratas.
Teksturnya yang unik—lembut di dalam, namun sedikit renyah di luar—membuatnya selalu jadi incaran di berbagai suasana, mulai dari sarapan, teman ngopi sore, hingga lauk pendamping makan malam.
Yang membedakan tempe mendoan dengan gorengan tempe biasa adalah teknik memasaknya. Proses penggorengannya yang hanya sebentar, menjadikan tempe tidak kering dan masih terasa empuk.
Bahkan dalam bahasa Banyumasan, "mendoan" artinya setengah matang. Teknik ini sudah turun-temurun diwariskan di tengah masyarakat Banyumas dan menjadi ciri khas yang tak tergantikan.
Baca Juga: Segarnya Wedang Nenas: Minuman Hangat yang Menyehatkan dengan Rasa Asam Manis
Rahasia Adonan Lezat yang Wajib Dicoba
Tak perlu menjadi koki profesional untuk membuat Tempe Mendoan yang autentik. Kunci utamanya terletak pada adonan tepung yang pas dan bumbu yang menggugah selera.
Siapkan campuran 125 gram tepung terigu, 20 gram tepung beras, dan 10 gram tepung maizena. Ketiga bahan ini memberikan keseimbangan antara tekstur renyah dan lembut.
Untuk rasa yang lebih menonjol, jangan lupa menambahkan bumbu halus dari 3 siung bawang putih, 1 butir kemiri, dan ½ sendok teh ketumbar bubuk.
Tambahkan ½ sendok teh garam, 1 sendok teh kaldu bubuk, dan seujung sendok teh soda kue agar adonan lebih mengembang dan menggigit. Terakhir, campurkan irisan daun bawang untuk aroma dan rasa segar.
Baca Juga: Akhir Pekan di Surabaya? Ini 5 Taman Paling Seru untuk Ngabuburit hingga Piknik Bareng Keluarga
Cara Menggoreng yang Tidak Boleh Sembarangan
Setelah tempe diiris tipis, celupkan ke dalam adonan tepung yang sudah dicampur air hingga kekentalan sedang.
Pastikan minyak dalam wajan benar-benar panas sebelum menggoreng. Gunakan api kecil agar kematangan merata.
Ketika bagian bawah tempe sudah cukup kokoh, segera balik dan goreng hanya sebentar. Ingat, mendoan bukan tempe goreng biasa—bagian dalamnya harus tetap lembut dan berwarna putih pucat.
Sambal Kecap, Pendamping Setia yang Tak Tertandingi
Tak lengkap rasanya menikmati Tempe Mendoan tanpa sambal kecap. Paduan manis, asin, dan pedas dari kecap dengan irisan cabai dan bawang merah mampu meningkatkan cita rasa mendoan ke level berikutnya.
Kombinasi ini sudah seperti pasangan serasi yang tidak bisa dipisahkan.
Lebih dari Sekadar Camilan
Di balik kesederhanaannya, Tempe Mendoan menyimpan nilai budaya dan identitas lokal yang kuat. Kuliner ini bukan hanya memanjakan lidah, tapi juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat Banyumas.
Tak heran jika banyak perantau selalu rindu dengan aroma dan rasa khas mendoan setiap kali jauh dari kampung halaman.
Dari pasar tradisional hingga restoran modern, kehadiran Tempe Mendoan tetap eksis dan digemari lintas generasi.
Bagi Anda yang belum pernah mencicipi, kini saatnya untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah. Siapa tahu, setelah satu gigitan, Anda ikut jatuh cinta pada cita rasa sederhana yang begitu luar biasa ini. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila