RadarMadura.id— Bayangkan berdiri di atas punggung bukit, kabut tipis menyelimuti tubuhmu, dan gugusan Gunung Anjasmoro berdiri megah di kejauhan. Udara dingin menyentuh kulit, tapi hati hangat oleh panorama hijau yang terhampar sejauh mata memandang. Itulah sensasi yang ditawarkan Watu Jengger, destinasi tersembunyi di Mojokerto yang kini mulai naik daun di kalangan pencinta alam.
Tiket Masuk yang Ramah di Kantong
Keindahan ini tak menuntut banyak dari dompetmu. Cukup siapkan Rp 10.000 untuk tiket masuk dan Rp 5.000 untuk parkir motor. Dengan biaya segitu, kamu akan mendapat pengalaman pendakian yang bisa menyaingi spot-spot terkenal di Jawa Timur. Jam operasionalnya pun fleksibel—buka dari pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, memberi kamu ruang untuk eksplorasi di pagi, siang, bahkan sore hari.
Jalur Pendakian yang Bersahabat, Tapi Waspadalah
Meski cocok untuk pemula, jalur menuju puncak tetap menyimpan tantangannya sendiri. Mulai dari area parkir di Desa Nawangan, kamu akan melewati track menanjak dengan batuan lepas. Hati-hati saat musim hujan, karena jalan bisa sangat licin. Perjalanan menuju Pos 2 memakan waktu sekitar satu jam, dan dari sana, butuh satu hingga dua jam lagi untuk mencapai puncak.
Oh, dan jangan lupakan jurang di sisi kiri dan kanan jalur pendakian—cukup untuk bikin adrenalin naik, tapi pemandangannya sepadan. Di sepanjang jalur, hamparan hutan hijau yang menyegarkan mata akan menemanimu, membuat setiap langkah terasa lebih ringan.
Sejenak Melupakan Kota, Menyatu dengan Alam
Tak ada warung. Tak ada sinyal kuat. Hanya kamu, tenda, dan alam. Watu Jengger memang bukan tempat untuk yang manja. Di sinilah kamu belajar kembali pada yang sederhana: api unggun, obrolan hangat dalam tenda, dan langit malam yang tak terhalang cahaya kota.
Bagi pemburu sunrise, bermalam di Pos 2 adalah pilihan terbaik. Mulailah pendakian pada sore hari, bangun dini hari, dan nikmati momen matahari perlahan muncul dari balik perbukitan.
Sekilas Seperti Gunung Piramid, Tapi Ini Mojokerto!
Jika dilihat dari kejauhan, punggung Bukit Watu Jengger menyerupai Gunung Piramid di Bondowoso. Jalur setapak membelah punggungan sempit dengan tebing curam di kiri kanan—satu langkah keliru bisa berakibat fatal, tapi di sanalah letak pesonanya. Sebuah perpaduan antara bahaya dan keindahan, membuatmu merasa benar-benar hidup.
Di Mana Letaknya?
Lokasi Watu Jengger berada di Dusun Nawangan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, sekitar 29 kilometer dari pusat Kota Mojokerto. Perjalanan menuju ke sana bisa ditempuh dalam waktu satu jam via rute: Jalan Raya Brangkal – Gemekan – Lengkong – Domas – Jatirejo-Jabung – Jatirejo-Wonosalam. Rute ini akan membawamu melewati pedesaan yang tenang dan jalan-jalan berkelok yang cocok untuk refleksi sebelum petualangan dimulai.
Baca Juga: Resep Udang Furai Rumahan, Camilan Renyah yang Praktis dan Lezat
Untuk Apa Menunda?
Banyak tempat indah di dunia ini, tapi hanya sedikit yang mampu membuatmu merasa kecil sekaligus besar dalam waktu bersamaan. Watu Jengger bukan sekadar tempat mendaki, tapi ruang untuk merenung, menantang diri, dan pulang dengan versi dirimu yang lebih utuh. (fadila)
Editor : Fadila An Naila