RadarMadura.id— Bayangkan kamu sedang duduk santai, dikelilingi suara gemericik air yang jatuh dari ketinggian, udara sejuk menusuk kulit, dan di kejauhan terdengar monyet-monyet liar berayun bebas dari satu dahan ke dahan lainnya.
Kedengarannya seperti adegan di film petualangan, ya? Tapi ini bukan khayalan—semua itu nyata adanya di Air Terjun Coban Canggu, permata tersembunyi di lereng Gunung Welirang, Mojokerto.
Mitos Jodoh yang Bikin Penasaran
Salah satu hal unik dari Coban Canggu adalah adanya sumber mata air di dekat lokasi air terjun yang konon katanya bisa memudahkan seseorang mendapatkan jodoh.
Mitos ini begitu populer di kalangan pengunjung, terutama para jomblo yang datang diam-diam berharap pulang dengan nasib baru. Percaya atau tidak, yang jelas airnya memang jernih dan menyegarkan!
Perjalanan Seru, Bukan Buat yang Manja
Menuju Coban Canggu bukan perkara sekadar duduk manis di kendaraan. Meski jaraknya hanya sekitar 48 menit dari pusat Kota Mojokerto—tepatnya 31,2 kilometer—perjalanan menuju lokasi penuh tantangan.
Jalanan berkelok, beberapa aliran sungai harus diseberangi, dan masih ada tangga panjang yang siap menguji stamina. Tapi tenang saja, semua rasa capek akan sirna begitu kamu sampai di sana dan disambut pemandangan yang bikin speechless.
Cocok Buat Healing atau Ngonten
Buat kamu yang lagi cari tempat healing atau sekadar ingin mempercantik feed Instagram, Coban Canggu adalah spot yang nggak boleh dilewatkan. Air terjun yang menjulang tinggi dengan latar belakang pepohonan hijau rimbun bisa jadi bahan foto estetik yang sempurna.
Banyak pengunjung yang datang hanya untuk berburu foto kece atau bikin video konten traveling ala-ala. Apalagi dengan kehadiran hewan liar seperti monyet, suasana jadi makin terasa alami dan hidup.
Rame Terus, Tapi Nggak Bikin Sumpek
Meskipun lokasinya agak tersembunyi dan aksesnya cukup menantang, nyatanya Coban Canggu nggak pernah sepi. Wisatawan dari berbagai daerah, baik lokal maupun luar kota, silih berganti datang ke sini.
Entah untuk refreshing, camping, atau sekadar jalan-jalan, tempat ini selalu ramai tapi tetap terasa nyaman. Mungkin karena luasnya area dan suasana alam yang benar-benar “menyerap” keramaian jadi terasa lebih damai.
Jam Operasional dan Rute yang Bisa Kamu Tempuh
Coban Canggu buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB, jadi pastikan kamu datang di jam-jam itu, ya. Untuk rute, kamu bisa lewat jalur utama dari Jalan Pahlawan, lalu lanjut ke Jalan Jayanegara, Jalan Raya Bangsal-Dlanggu, hingga akhirnya mencapai Jalan Air Panas di kawasan Padusan. Kalau pakai kendaraan pribadi, pastikan kondisi mobil atau motormu prima karena jalannya cukup menantang.
Baca Juga: Hangat dan Gurih! Ini Rahasia Lezat Mi Nyemek Rumahan yang Siap Bikin Ketagihan
Tips Bonus:
-
Gunakan alas kaki anti-selip karena jalur bisa licin terutama setelah hujan.
-
Bawa bekal dan air minum sendiri karena warung masih terbatas di area atas.
-
Jangan lupa bawa kamera terbaikmu, karena kamu akan menyesal kalau nggak sempat mengabadikan momen di sini!
Air Terjun Coban Canggu bukan hanya tempat wisata, tapi pengalaman menyatu dengan alam yang utuh. Jadi, kapan terakhir kali kamu benar-benar mendengarkan suara alam? Mungkin ini saatnya. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila