Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menyusuri Kampung Tokyo: Desa Bergaya Jepang di Tengah Kebun Teh Halimun Salak

Hasan Bashri • Sabtu, 12 April 2025 | 17:19 WIB

Kampung Tokyo di Bogor
Kampung Tokyo di Bogor

RadarMadura.id— Tak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk merasakan suasana negeri sakura. Di balik rimbunnya Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tersembunyi sebuah permukiman unik bernama Kampung Tokyo yang memadukan keindahan alam perbukitan dengan nuansa tradisional Jepang yang memikat.

Berada di Dusun Malani, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kampung Tokyo menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari umumnya. Butuh sekitar 2,5 jam atau menempuh jarak 66 kilometer dari pusat Kota Bogor untuk sampai ke desa ini. Meski akses jalan masih berupa batu dan belum terintegrasi dengan jalan besar, pengalaman yang ditawarkan sepadan dengan tantangan perjalanannya.

Baca Juga: Sensasi Gurih Terong Saus Tiram yang Bisa Jadi Menu Rumahan Simpel yang Bikin Nagih

Uniknya, rumah-rumah di Kampung Tokyo tidak seperti hunian pedesaan khas Indonesia. Bangunan-bangunan di sana berdiri sejajar dan seragam, didominasi material kayu dan bambu anyaman yang dirancang menyerupai rumah-rumah kayu tradisional Jepang. Dari kejauhan, pemukiman ini tampak seperti lukisan hidup di tengah hamparan kebun teh Nirmala Agung yang membentang menghijau.

Menurut sejarahnya, pemukiman ini telah ada sejak masa pendudukan Belanda. Rumah-rumah tersebut dibangun oleh warga Jepang yang menetap di kawasan ini, dan hingga kini masih dipertahankan keasliannya oleh penduduk lokal. Tercatat ada sekitar 32 unit rumah yang berdiri di lahan seluas 3.700 meter persegi.

Yang menarik, sebagian rumah kini difungsikan sebagai homestay, memungkinkan wisatawan untuk menginap dan merasakan atmosfer desa yang tenang, sejuk, dan kaya akan budaya. Menginap di sini bukan sekadar beristirahat, tetapi menjadi bagian dari keseharian masyarakat Sunda yang tinggal di tengah kebun teh.

Aktivitas wisata yang bisa dilakukan pun beragam. Selain menikmati suasana Kampung Tokyo yang fotogenik, wisatawan bisa menjelajah ke destinasi terdekat seperti Terasering 1001 Undak, Curug Dombang dengan air terjunnya yang megah berdiameter 12 meter, serta perkebunan teh yang membentang luas dengan latar Gunung Halimun dan Salak.

Masyarakat Kampung Tokyo sebagian besar berprofesi sebagai petani teh. Mereka hidup selaras dengan alam, menjalani keseharian yang sederhana namun penuh harmoni. Nuansa ketenangan terasa begitu kuat di desa ini, seolah waktu berjalan lebih lambat dan memberi ruang bagi siapa pun untuk bernapas lebih lega.

Kampung Tokyo adalah contoh nyata bahwa warisan sejarah bisa menjadi daya tarik wisata yang otentik. Dengan perpaduan budaya, sejarah, dan alam yang memesona, tempat ini layak menjadi alternatif liburan bagi mereka yang ingin melarikan diri sejenak dari bisingnya kota.

Baca Juga: Ayam Kentang Masak Kecap Bisa Menjadi Menu Rumahan Kaya Rasa yang Siap Memikat Lidah

Jika Anda mencari destinasi wisata yang belum banyak dijamah, yang menyuguhkan panorama pegunungan, udara segar, dan suasana khas Jepang di tengah tanah Sunda, maka Kampung Tokyo adalah jawabannya. Sebuah permata tersembunyi di kaki Gunung Halimun Salak yang menunggu untuk ditemukan. (hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#liburan #Kampung Tokyo #wisata #bogor #halimun #jepang #seru #keluarga