Potret-potret
RadarMadura.id - Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, menyimpan banyak peninggalan sejarah Islam yang memikat.
Di antara warisan tersebut, masjid-masjid tua dengan nilai historis tinggi tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang sayang untuk dilewatkan.
Keunikan arsitektur, nilai budaya, hingga kisah para tokoh penyebar agama Islam menjadikan masjid-masjid ini sebagai saksi bisu perjalanan panjang peradaban Islam di Nusantara.
Berikut lima masjid bersejarah yang hingga kini tetap berdiri megah dan menjadi magnet wisata religi dari berbagai penjuru negeri:
Masjid Menara Kudus – Ikon Akulturasi Budaya Islam dan Hindu
Terletak di Kota Kudus, Jawa Tengah, Masjid Menara Kudus menyimpan keunikan arsitektur yang tak ditemukan di masjid lain.
Didirikan oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 Masehi, masjid ini memadukan gaya Islam dengan unsur Hindu-Jawa yang kental.
Menara masjid yang berbentuk mirip candi menjadikannya sangat ikonik, sekaligus mencerminkan pendekatan damai para Wali Songo dalam menyebarkan Islam.
Tidak sedikit wisatawan yang datang bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga menyaksikan langsung harmoni budaya yang terpahat pada setiap detail bangunan.
Baca Juga: Igris di Solo Leveling Nggak Cuma Gagah, Tapi Punya Kekuatan Sadis dan Kisah Menarik Bareng Jin-Woo!
Masjid Raya Baiturrahman – Simbol Ketangguhan dan Keagungan Islam di Aceh
Berdiri kokoh di jantung Kota Banda Aceh, Masjid Raya Baiturrahman adalah lambang kekuatan dan keteguhan umat Islam di Aceh. Dibangun pada tahun 1612 oleh Sultan Iskandar Muda, masjid ini menjadi pusat keagamaan sekaligus simbol kebangkitan setelah berhasil bertahan dari terjangan tsunami tahun 2004.
Dengan kubah berwarna hitam yang megah dan halaman luas yang menawan, masjid ini tak hanya menarik peziarah, tetapi juga wisatawan yang mengagumi keindahan arsitektur khas Aceh.
Masjid Agung Demak – Warisan Agung Para Wali Songo
Masjid Agung Demak merupakan salah satu situs paling penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Berdiri sejak abad ke-15, masjid ini didirikan oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak. Konon, masjid ini menjadi tempat berkumpul para Wali Songo dalam menyusun strategi dakwah Islam di Tanah Jawa.
Ciri khas masjid ini terletak pada struktur atap limas bersusun tiga dan empat tiang utama (saka guru) dari kayu jati yang konon berasal dari tangan Sunan Kalijaga. Suasana spiritual dan sakral menjadikan masjid ini sebagai titik ziarah penting bagi umat Muslim dan pecinta sejarah.
Masjid Sultan Suriansyah – Jejak Awal Islam di Tanah Banjar
Masjid Sultan Suriansyah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, adalah saksi awal berkembangnya Islam di Pulau Kalimantan.
Dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Suriansyah, raja pertama Kesultanan Banjar yang memeluk Islam, masjid ini menonjol dengan konstruksi rumah panggung khas Banjar.
Bahan bangunan dari kayu ulin, atap tumpang, serta ornamen tradisional menjadikan masjid ini unik dan eksotis. Keaslian arsitekturnya berhasil dipertahankan selama berabad-abad, menjadikannya destinasi wajib bagi pencinta budaya dan sejarah Islam.
Baca Juga: Si Gagah dari Pasukan Bayangan! Igris Ternyata Punya Masa Lalu Penting Banget di Dunia Solo Leveling
Masjid Istiqlal – Simbol Kemerdekaan dan Toleransi Beragama
Masjid Istiqlal di Jakarta bukan hanya masjid terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga simbol nasionalisme dan toleransi beragama di Indonesia.
Dirancang oleh arsitek non-Muslim, Frederich Silaban, dan diresmikan pada 1978 oleh Presiden Soeharto, masjid ini berdiri megah di seberang Gereja Katedral Jakarta.
Dengan gaya arsitektur modern yang monumental dan kapasitas yang mampu menampung ratusan ribu jamaah, Masjid Istiqlal menjadi pusat perayaan keagamaan berskala nasional serta destinasi religi yang terbuka bagi siapa saja.
Mengunjungi masjid-masjid bersejarah di Indonesia bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga eksplorasi budaya, sejarah, dan arsitektur yang mengesankan.
Setiap masjid membawa cerita tersendiri yang memperkaya wawasan tentang perjalanan Islam di Nusantara. Jika Anda mencari destinasi religi yang bermakna, kelima masjid ini patut masuk dalam daftar utama. (fadila)
Editor : Fadila An Naila