Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pantai Amal, Destinasi Wisata Ikonik Kota Tarakan dengan Sejarah Panjang

Amin Basiri • Senin, 24 Maret 2025 | 18:19 WIB

Destinasi Pantai Amal Kota Tarakan
Destinasi Pantai Amal Kota Tarakan

Radar Madura.id - Pantai Amal di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, bukan sekadar tempat wisata biasa.

Selain menawarkan panorama laut yang indah, pantai ini juga menyimpan kisah panjang yang berkaitan dengan sejarah peradaban suku Tidung hingga peristiwa besar dalam Perang Dunia II.

Dengan luas sekitar 12,5 kilometer persegi, pantai ini telah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat.

Dahulu, kawasan ini digunakan sebagai tempat beristirahat dan mencari makan bagi para nelayan suku Tidung.

Seiring berjalannya waktu, Pantai Amal berkembang menjadi lokasi rekreasi favorit warga Tarakan untuk melepas penat dan berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga: Mau liburan hemat tapi tetap seru? Kediri punya 3 wisata alam kece yang nggak bikin kantong jebol! Cus, langsung berangkat!

Melihat potensi wisata yang besar, pemerintah secara resmi menetapkan Pantai Amal sebagai kawasan wisata pada tahun 1990-an.

Nama “Amal” sendiri memiliki asal-usul yang menarik. Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata (Disbudporapar) Tarakan, Abdul Salam, nama tersebut berasal dari salah satu sungai di Kecamatan Tarakan Timur.

Dahulu, masyarakat Tidung sering menaruh sesajen di sungai ini sebagai bentuk tolak bala atau usaha menolak musibah. Tradisi ini disebut “beramol,” yang dalam bahasa Indonesia berarti “beramal.”

Lama-kelamaan, sungai tersebut dikenal sebagai Sungai Amol atau Sungai Amal, dan akhirnya, pantai yang berada di sekitarnya pun dinamai Pantai Amal. Abdul Salam juga menepis anggapan bahwa nama “Amal” merupakan singkatan yang berkaitan dengan aktivitas militer. 

Baca Juga: Mau Refreshing Setelah Sibuk Lebaran? Ini 10 Wisata Alam Jawa Timur yang Bisa Jadi Tempat Pelarian Buat Healing dan Ngumpul Seru!

Selain menjadi bagian dari sejarah masyarakat Tarakan, Pantai Amal juga memiliki peran penting dalam Perang Dunia II.

Pada tahun 1942, pantai ini menjadi titik pendaratan pasukan Jepang ketika mereka memasuki wilayah Tarakan yang saat itu berada di bawah kendali Belanda.

Beberapa tahun kemudian, pasukan Sekutu juga memanfaatkan pantai ini sebagai jalur masuk dalam upaya merebut kembali wilayah tersebut dari tangan Jepang.

Meski demikian, keterlibatan Pantai Amal dalam aktivitas militer sebenarnya baru dimulai sejak tahun 1936, ketika Belanda mulai mengembangkan pangkalan militer di sekitar kawasan ini.

Namun, menurut Abdul Salam, pantai ini tidak pernah secara khusus dijadikan basis militer.

Seiring perkembangan wilayah Tarakan, masyarakat mulai mengenal dua kawasan di sekitar Pantai Amal, yaitu Amal Lama dan Amal Baru.

Baca Juga: Dari Gunung, Pantai, Sampai Air Terjun! Ini 10 Destinasi Wisata Alam di Jawa Timur yang Cocok Buat Liburan Lebaran 2025 Bareng Keluarga!

Namun, penyebutan ini sering kali membingungkan. Secara historis, kawasan yang kini dikenal sebagai Amal Baru sebenarnya merupakan Amal Lama, karena di sanalah pemukiman pertama didirikan.

Sementara itu, Amal Lama yang dikenal saat ini sebenarnya adalah Amal Baru, karena wilayah tersebut pertama kali dikembangkan sebagai kawasan wisata.

Di Amal Baru, terdapat sebuah sungai yang dulu cukup lebar dan dalam, namun kini semakin menyempit akibat perkembangan lingkungan.

Sungai ini juga memiliki keterkaitan dengan asal-usul nama Pulau Tarakan, yang berasal dari bahasa Tidung “Tarak Ngakan,” yang berarti tempat singgah untuk makan.

Pada tahun 1997, pemerintah secara resmi menetapkan Pantai Amal sebagai destinasi wisata utama Kota Tarakan.

Keputusan ini bertepatan dengan perubahan status Tarakan menjadi kota definitif setelah pemekaran dari Kabupaten Bulungan.

Baca Juga: Udah penat sama kerjaan? Saatnya recharge energi di 3 wisata alam Kediri yang asri dan bikin pikiran rileks seketika!

Sejak saat itu, Pantai Amal terus berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Utara.

Selain menawarkan keindahan alam, pantai ini tetap menyimpan jejak sejarah yang penting bagi masyarakat Tarakan.

Bagi para pengunjung, Pantai Amal bukan hanya tempat bersantai, tetapi juga cerminan perjalanan panjang kota ini dari masa ke masa.

Editor : Amin Basiri
#wisata #Tarakan 1 #Pantai Amal