RadarMadura.id - Kurma selalu menjadi buah favorit saat bulan Ramadhan. Selain rasanya yang manis, kurma juga kaya akan manfaat kesehatan.
Namun, tahukah Anda bahwa sebagian besar kurma yang beredar di pasaran berasal dari Israel? Bahkan, banyak di antaranya ditanam di lahan Palestina yang diduduki secara ilegal.
Mengetahui asal-usul produk yang kita konsumsi sangatlah penting. Jika Anda ingin berpartisipasi dalam gerakan boikot produk Israel, pastikan Anda tidak membeli kurma yang diproduksi oleh negara tersebut.
Berikut beberapa informasi yang perlu Anda ketahui agar tidak salah pilih!
Mengapa Kurma Israel Diboikot?
Mengutip Islamic Human Rights Commission, sekitar 75% kurma Medjool di dunia diproduksi oleh Israel, dan 60% di antaranya berasal dari lahan pemukiman ilegal.
Kurma-kurma ini tumbuh dengan menggunakan air dan sumber daya alam yang diambil dari petani Palestina.
Parahnya lagi, banyak pekerja Palestina yang dipaksa bekerja di perkebunan kurma dengan upah rendah dan kondisi yang tidak manusiawi.
Gerakan Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) mengajak masyarakat dunia untuk tidak membeli produk Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Salah satu langkah nyata yang bisa dilakukan adalah tidak membeli kurma dari Israel.
Daftar Merek Kurma Israel yang Perlu Dihindari
Beberapa merek kurma yang diketahui berasal dari Israel antara lain:
- Hadiklaim
- Jordan River
- King Solomon
- MyJool
- Carmel Agrexco
- Mehadrin
- Desert Diamond
- Premium Medjoul
- Sincerely Nuts
- Urban Platter
Daftar ini terus bertambah seiring waktu. Oleh karena itu, selalu cek informasi pada kemasan sebelum membeli.
Kenali Ciri-Ciri Kurma Israel
Agar tidak tertipu, berikut beberapa ciri khas kurma yang diproduksi oleh Israel:
-
Memiliki Barcode 729
Setiap negara memiliki kode barcode unik. Produk Israel umumnya diawali dengan angka 729. Jika Anda menemukan kode ini pada kemasan kurma, lebih baik hindari. -
Dijual dengan Harga Lebih Murah
Pemerintah Israel sering memberikan subsidi pada produk ekspor mereka, termasuk kurma. Akibatnya, kurma Israel biasanya dijual lebih murah dibandingkan kurma dari negara lain. -
Tidak Ada Keterangan Negara Asal
Beberapa produk kurma mencantumkan tulisan Arab atau bendera Palestina pada kemasannya, tetapi tidak mencantumkan informasi jelas mengenai negara asal atau produsen. Ini adalah strategi yang sering digunakan untuk menipu konsumen agar mengira produk tersebut berasal dari Palestina. -
Diproduksi oleh Perusahaan Israel
Nama seperti Carmel Agrexco, Medjool Plus, Mehadrin, dan Hadiklaim adalah perusahaan besar yang memproduksi dan mengekspor kurma dari Israel. Jika menemukan merek ini di pasaran, sebaiknya cari alternatif lain. -
Kurma Medjool Perlu Dicek dengan Seksama
Tidak semua kurma Medjool berasal dari Israel, tetapi banyak di antaranya diproduksi di sana. Cek kembali label dan produsen sebelum membeli.
Bagaimana Cara Memilih Kurma yang Aman?
Agar tidak salah pilih, ikuti langkah-langkah berikut:
-
Cek Label dan Kemasan
Pastikan kurma yang Anda beli mencantumkan informasi lengkap mengenai negara asal dan nama produsen. -
Kenali Merek yang Jelas Asal-Usulnya
Beberapa merek kurma Palestina yang bisa menjadi alternatif adalah Zaytoun, Yaffa, dan Holy Land. Produk Palestina asli biasanya mencantumkan label "Grown in Palestine". -
Hindari Produk dari Perusahaan yang Terkait dengan Israel
Beberapa supermarket menjual kurma Israel dengan merek yang berbeda. Perhatikan merek dagang seperti King Solomon, Jordan River Bio-Top, dan MyJool yang sebenarnya merupakan produk dari Israel.
Kesadaran dalam memilih produk bukan hanya soal kualitas, tetapi juga soal etika dan kemanusiaan. Dengan menghindari kurma produksi Israel, kita ikut berkontribusi dalam perjuangan rakyat Palestina dan menolak eksploitasi yang dilakukan oleh Israel.
Jadi, pastikan Anda selalu mengecek asal-usul produk sebelum membeli dan memilih kurma dari sumber yang lebih bertanggung jawab! (fadila)
Editor : Fadila An Naila