RadarMadura.id - Pernahkah Anda mencicipi wajik kletik? Kue tradisional khas Indonesia ini memiliki rasa manis legit dengan tekstur kenyal yang begitu menggoda.
Sayangnya, seiring berkembangnya tren kuliner modern, kue ini semakin sulit ditemukan. Padahal, dulu wajik kletik selalu hadir dalam berbagai acara keluarga, mulai dari hajatan hingga camilan sore bersama teh hangat.
Bagi yang rindu dengan kelezatan warisan nenek ini, jangan khawatir! Anda bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan sederhana. Yuk, simak resepnya berikut ini!
Baca Juga: Malang Punya Wisata Baru! Dari Taman Bunga hingga Waterpark Seru, Yuk Jelajahi Sekarang!
Sensasi Rasa yang Tak Tergantikan
Apa yang membuat wajik kletik begitu istimewa? Jawabannya ada pada proses memasaknya yang lambat. Perpaduan antara beras ketan, gula merah, dan santan menciptakan rasa manis yang meresap sempurna, menghasilkan tekstur kenyal yang khas.
Selain itu, aroma harum dari daun pandan membuat kue ini semakin menggugah selera. Beberapa orang bahkan menambahkan kelapa parut sebagai taburan untuk memberi sentuhan gurih yang memperkaya rasa.
Bahan dan Alat yang Dibutuhkan
Sebelum mulai memasak, pastikan Anda menyiapkan bahan dan alat berikut:
Bahan Utama:
✔ 500 gram beras ketan putih (rendam selama 2 jam)
✔ 250 gram gula merah (sisir halus)
✔ 100 gram gula pasir
✔ 250 ml santan kental dari 1 butir kelapa
✔ ½ sendok teh garam
✔ 2 lembar daun pandan
✔ 50 gram kelapa parut (opsional, untuk taburan)
Alat Masak:
✔ Panci besar
✔ Sendok kayu
✔ Loyang 20x20 cm
✔ Daun pisang untuk alas loyang
✔ Plastik atau daun pisang untuk melapisi
✔ Pisau tajam untuk memotong
Langkah-Langkah Membuat Wajik Kletik
1️⃣ Mengolah Beras Ketan
Cuci bersih beras ketan yang sudah direndam, lalu tiriskan. Kukus selama 20 menit hingga setengah matang.
2️⃣ Membuat Larutan Gula
Sementara itu, dalam panci besar, masukkan santan, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga semua bahan larut dan bercampur sempurna.
3️⃣ Mencampurkan Beras Ketan
Masukkan ketan yang sudah dikukus ke dalam larutan gula. Aduk perlahan agar bumbu meresap dan adonan tidak menggumpal.
4️⃣ Memasak Hingga Kalis
Proses ini membutuhkan kesabaran, karena Anda harus mengaduk adonan selama 30-45 menit hingga mengental dan tidak lengket di tangan.
5️⃣ Mencetak dan Mendinginkan
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi daun pisang. Ratakan dan tekan-tekan hingga padat. Tutup dengan plastik atau daun pisang, lalu diamkan hingga benar-benar dingin.
6️⃣ Memotong dan Menyajikan
Setelah mengeras, keluarkan dari loyang dan potong-potong sesuai selera. Taburkan kelapa parut agar rasanya lebih kaya.
Agar Wajik Kletik Tetap Awet dan Kenyal
Simpan dalam wadah kedap udara di suhu ruangan agar tidak cepat mengering.
Jika ingin lebih tahan lama, simpan di kulkas dan keluarkan beberapa saat sebelum disajikan agar kembali lembut.
Wajik kletik bisa bertahan hingga 3-4 hari tanpa kehilangan teksturnya.
Menghidupkan Kembali Kenangan Lama
Lebih dari sekadar camilan, wajik kletik adalah bagian dari budaya dan kenangan masa kecil. Aromanya yang khas dan rasanya yang autentik bisa membawa kita kembali ke momen hangat bersama keluarga.
Jadi, mengapa tidak mencoba membuatnya sendiri di rumah? Dengan bahan sederhana dan sedikit kesabaran, Anda bisa menghadirkan kembali kelezatan kue tradisional yang hampir terlupakan ini. Selamat mencoba! (hasan)
Editor : Hasan Bashri