RadarMadura.id - Gunung Penanggungan, yang menjulang setinggi 1.653 mdpl, menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pendaki, terutama mereka yang baru ingin mencoba tantangan setelah mendaki Watu Jengger atau Gunung Pundak.
Berada di perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan, gunung ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga sejarah yang kaya.
Baca Juga: Resep Mudah Membuat Tempe Bacem, Cocok Buat Lauk Sahur Lezat yang Bikin Semangat Puasa
Empat Jalur Pendakian dengan Karakter Berbeda
Menariknya, Gunung Penanggungan memiliki empat jalur pendakian resmi yang tersebar di berbagai titik. Jika Anda memulai perjalanan dari Kecamatan Trawas, Mojokerto, ada tiga jalur yang bisa dipilih, yaitu:
- Jalur Tamiajeng – Rute yang paling populer karena aksesnya mudah dan cocok bagi pendaki pemula.
- Jalur Kedungudi – Menyajikan suasana hutan yang lebih alami dan menantang.
- Jalur Jolotundo (Desa Seloliman) – Cocok bagi pecinta sejarah karena dekat dengan situs purbakala peninggalan Kerajaan Majapahit.
Sementara itu, bagi yang ingin merasakan sensasi berbeda, jalur keempat berada di Dusun Telogo, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro. Jalur ini dikenal cukup menantang, namun keindahan panoramanya mampu membayar segala lelah selama perjalanan.
Pemandangan Spektakuler dan Peninggalan Sejarah
Gunung yang sering dijuluki “Mahameru Kecil” ini bukan hanya menarik karena jalur pendakiannya, tetapi juga karena kekayaan sejarahnya. Di beberapa titik, pendaki bisa menemukan candi-candi kuno dan petirtaan yang menjadi saksi kejayaan Majapahit.
Sesampainya di puncak, para pendaki akan disuguhkan panorama luar biasa, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Dari atas, terlihat hamparan hijau yang luas serta beberapa gunung di sekitarnya, menciptakan suasana yang sangat menenangkan.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Boneoge Cliff House: Wisata Baru di Donggala yang Wajib Dikunjungi
Informasi Penting Sebelum Mendaki
Bagi Anda yang tertarik untuk menjajal petualangan di Gunung Penanggungan, berikut beberapa informasi yang perlu diketahui:
- Jam Operasional: 24 jam
- Harga Tiket Masuk: Rp 15.000 per orang
- Biaya Parkir: Rp 10.000
- Lokasi: Kecamatan Trawas (Desa Tamiajeng, Kedungudi, dan Jolotundo) serta Kecamatan Ngoro (Dusun Telogo, Desa Kunjorowesi)
Dengan medan yang tidak terlalu ekstrem dan jalur pendakian yang relatif singkat—sekitar 3 hingga 5 jam menuju puncak—Gunung Penanggungan menjadi pilihan ideal bagi pendaki pemula maupun mereka yang ingin menikmati keindahan alam tanpa perlu menempuh perjalanan yang terlalu panjang.
Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi pendakian dengan sentuhan sejarah dan pemandangan menakjubkan, Gunung Penanggungan adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar petualangan berikutnya! (fadila)
Editor : Fadila An Naila