RadarMadura.id - Makassar tidak hanya terkenal dengan coto dan pallubasa, tetapi juga memiliki camilan khas yang tak kalah menggoda, yakni bikang doang.
Gorengan ini menjadi primadona saat Ramadan, bersanding dengan jalangkote sebagai takjil favorit warga.
Keunikan bikang doang terletak pada teksturnya yang renyah serta cara penyajiannya yang selalu ditemani sambal cair khas Makassar yang pedas dan segar.
Sensasi Gurih Renyah dengan Sambal Cair yang Menggoda
Apa yang membuat bikang doang begitu spesial? Rahasianya ada pada kombinasi bahan dan cara penyajiannya.
Sekilas, gorengan ini mirip dengan bakwan udang pada umumnya, tetapi yang membedakan adalah kehadiran sambal cair yang memberikan sensasi pedas asam.
Tak hanya itu, perpaduan rasa gurih dari adonan dan renyahnya tekstur gorengan ini benar-benar memanjakan lidah.
Baca Juga: Pendakian Gunung Penanggungan: Cocok Buat Healing atau Nambah Pengalaman Naik Gunung!
Rahasia Kerenyahan Bikang Doang
Agar mendapatkan bikang doang yang renyah sempurna, ada teknik khusus dalam menggorengnya. Minyak harus dipanaskan dalam jumlah banyak dengan api sedang.
Cetakan bakwan direndam terlebih dahulu dalam minyak panas sebelum adonan dimasukkan. Setelah itu, satu ekor udang diletakkan di atas adonan sebelum digoreng hingga kecokelatan.
Jika tidak memiliki cetakan, centong besi bisa menjadi alternatif. Menariknya, tambahan sedikit tepung maizena dalam adonan akan membuat gorengan lebih crispy dan tahan lama.
Cara Mudah Membuat Bikang Doang di Rumah
Bagi yang penasaran ingin mencoba membuatnya, berikut resep sederhana yang bisa diikuti:
Bahan Utama:
- 250 gr tepung terigu
- 2 sdm tepung beras
- 200 gr udang segar
- 5 lembar daun kol (iris halus)
- 2 buah wortel (potong korek)
- 1 genggam taoge
- 1 butir telur (kocok)
- 1 batang daun bawang (iris halus)
- 2 batang seledri (iris halus)
- ½ sdt kaldu bubuk
- 1 sdt merica bubuk
- Air secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
- 5 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 sdm garam
Bahan Sambal Cair:
- 5 siung bawang putih
- 15 buah cabai rawit
- 2 sdm garam
- 10 sdm gula pasir
- 2 sdm minyak goreng
- 5 sdm cuka
- 500 ml air
- Saus sambal secukupnya
Menyiapkan Sambal Cair Khas Makassar
Sambal cair adalah elemen penting dalam menikmati bikang doang. Cara membuatnya cukup sederhana: cabai rawit dan bawang putih dihaluskan bersama garam, lalu ditumis dengan minyak hingga harum.
Setelah itu, tambahkan saus sambal, gula, garam, air, dan cuka, lalu aduk hingga mendidih.
Kombinasi antara gorengan yang renyah dan sambal yang segar menciptakan harmoni rasa yang sulit ditolak.
Baca Juga: Pecel Tuban, Kuliner Jawa Timur yang Jarang Diketahui tapi Punya Rasa Juara! Sudah Pernah Mencicipi?
Takjil Favorit Warga Makassar
Saat Ramadan, bikang doang hampir selalu hadir di berbagai penjaja takjil di Makassar. Banyak orang memilih gorengan ini sebagai hidangan berbuka karena cita rasanya yang unik. Disajikan hangat dengan secangkir teh manis, rasanya benar-benar menggugah selera.
Bagi pecinta kuliner khas Nusantara, bikang doang adalah salah satu sajian yang wajib dicoba. Jika belum pernah merasakannya, ini saatnya mencicipi sendiri kelezatan gorengan khas Makassar ini! (hasan)
Editor : Hasan Bashri