RadarMadura.id - Bulan Ramadhan identik dengan hidangan takjil yang menggugah selera, salah satunya adalah bubur candil atau biji salak.
Menu khas ini memiliki tekstur kenyal dengan cita rasa manis yang berpadu dengan gurihnya saus santan, menjadikannya favorit untuk berbuka puasa.
Bahan dan Cara Membuat Bubur Candil
Untuk membuat bubur candil yang lezat, berikut bahan-bahan yang diperlukan:
Bahan Utama (Untuk 3-4 Orang)
- 200 gram tepung ketan
- 2 sendok makan tepung beras
- ½ sendok teh garam
- 150 ml air hangat untuk adonan tepung
- 500 ml air untuk merebus
- 150 gram gula jawa (dapat disesuaikan hingga 200 gram)
- 1 lembar daun pandan
Bahan Pengental
- 2 sendok makan tepung tapioka, dilarutkan dengan 2 sendok makan air
Bahan Saus Santan
- 150 ml santan (bisa menggunakan 65 ml santan instan yang dicampur dengan air)
- ¼ sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
Baca Juga: Faham Dukung Program Ketahanan Pangan, Percepat Pengembangan Sektor Pertanian di Sumenep
Langkah Pembuatan (35 Menit)
-
Membuat Kuah Gula Jawa
Rebus gula jawa dengan air hingga larut, lalu saring untuk memastikan tidak ada kotoran yang tertinggal. -
Membuat Adonan Candil
Campurkan tepung ketan, tepung beras, dan garam dalam satu wadah. Tuangkan air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan bisa dipulung. Bentuk adonan menjadi bulatan kecil menyerupai biji salak. -
Memasak Candil
Masukkan bola-bola ketan ke dalam air gula yang sudah mendidih. Masak hingga bola-bola ketan mengapung, yang menandakan sudah matang. Tambahkan larutan tepung tapioka, aduk perlahan hingga kuah mengental, lalu matikan api. -
Membuat Saus Santan
Rebus santan bersama garam dan daun pandan sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Setelah mendidih, angkat dan sisihkan. -
Penyajian
Tuangkan bubur candil ke dalam mangkuk, kemudian siram dengan saus santan. Sajikan selagi hangat untuk cita rasa yang lebih nikmat.
Baca Juga: Liburan dan Rekreasi Asyik Bersama Keluarga Cottok Innovation Park di Situbondo
Keistimewaan Bubur Candil sebagai Takjil Ramadhan
Bubur candil memiliki rasa manis yang memberikan energi setelah seharian berpuasa.
Teksturnya yang kenyal juga membuat hidangan ini mengenyangkan tanpa terasa berat di perut.
Selain itu, penggunaan gula jawa memberikan rasa manis alami yang lebih sehat dibandingkan gula pasir.
Bagi Anda yang ingin mencoba variasi, bubur candil juga bisa dikombinasikan dengan ubi ungu atau ubi kuning untuk warna yang lebih menarik.
Tak hanya sebagai takjil, bubur candil juga cocok dinikmati kapan saja sebagai camilan tradisional khas Nusantara. (hasan)
Editor : Hasan Bashri