RadarMadura.id— Bali tidak hanya menawarkan pantai-pantai eksotis dan budaya yang kaya, tetapi juga menyimpan keindahan alam yang menyejukkan. Salah satu destinasi yang layak dijelajahi adalah air terjun di sekitar Ubud.
Dengan suasana yang asri dan air yang menyegarkan, air terjun ini menjadi pilihan sempurna untuk melepas penat sekaligus menikmati liburan bersama keluarga di awal Ramadhan 2025. Berikut empat air terjun yang wajib Anda kunjungi!
1. Kanto Lampo Waterfall – Keajaiban Alam di Tengah Hutan
Bayangkan sebuah air terjun yang mengalir di atas bebatuan bertingkat, menciptakan panorama alami yang begitu memesona. Itulah Kanto Lampo Waterfall, sebuah surga tersembunyi di Gianyar, sekitar 34 menit dari Ubud.
Air terjun ini menawarkan pengalaman unik, di mana pengunjung bisa memanjat bebatuan dan merasakan guyuran air yang jatuh dari ketinggian 15 meter.
Untuk mencapai lokasi ini, Anda perlu menuruni sejumlah anak tangga di tengah hutan tropis yang lebat. Suasana yang sejuk dan suara gemericik air memberikan efek relaksasi alami. Banyak wisatawan yang mengabadikan momen di sini karena keindahan air terjun bertingkatnya yang Instagrammable.
Dengan tiket masuk hanya Rp 25.000, Kanto Lampo Waterfall menjadi destinasi sempurna untuk healing dan melepas kepenatan.
2. Suwat Waterfall – Destinasi Rahasia untuk Pecinta Kedamaian
Jika Anda mencari tempat yang lebih tenang dan jauh dari keramaian, Suwat Waterfall bisa menjadi pilihan terbaik. Berlokasi di Desa Suwat, Gianyar, sekitar 29 menit dari Ubud, air terjun ini tersembunyi di balik persawahan dan perkebunan hijau. Suasana alami yang masih sangat asri menjadikan tempat ini seperti surga kecil yang belum banyak tersentuh wisatawan.
Dengan ketinggian 15 meter, Suwat Waterfall memiliki kolam alami yang jernih dan cukup dangkal, sehingga aman bagi anak-anak yang ingin bermain air.
Keindahan alamnya yang dikelilingi pepohonan tropis menciptakan atmosfer yang damai, cocok untuk meditasi atau sekadar menikmati ketenangan. Tiket masuknya pun ramah di kantong, hanya Rp 40.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak.
3. Tegenungan Waterfall – Pesona Populer yang Tak Pernah Membosankan
Bagi yang pertama kali mengunjungi air terjun di Bali, Tegenungan Waterfall bisa menjadi pilihan utama. Terletak di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, air terjun ini sangat mudah diakses dan hanya berjarak sekitar 30 menit dari pusat Ubud.
Tegenungan Waterfall memiliki aliran air yang cukup deras dengan tinggi mencapai 15 meter. Dikelilingi tebing-tebing hijau yang subur, tempat ini menawarkan pemandangan luar biasa yang bisa dinikmati dari berbagai sudut.
Wisatawan bisa bermain air di kolam alami atau sekadar bersantai di tepian sambil menikmati kesejukan udara. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, yaitu Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak.
4. Bandung Waterfall – Keunikan di Bawah Bendungan Bersejarah
Tidak banyak yang tahu bahwa di Desa Siangan, Gianyar, terdapat sebuah air terjun yang memiliki nilai sejarah. Bandung Waterfall, yang berjarak sekitar 23 menit dari Ubud, berhulu di Sungai Pakerisan dan berada tepat di bawah bendungan air yang dibangun sejak abad ke-17.
Keunikan utama air terjun ini adalah aliran airnya yang menyerupai tirai, menciptakan efek visual yang begitu indah. Dengan tinggi sekitar 10 meter dan debit air yang cukup deras, Bandung Waterfall menawarkan pengalaman menyegarkan bagi wisatawan yang ingin berenang atau sekadar menikmati suasana alam yang masih alami.
Tiket masuknya pun cukup murah, sekitar Rp 20.000 per orang, dan tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA.
Keempat air terjun ini menawarkan pengalaman yang berbeda-beda, dari suasana yang menenangkan hingga tantangan kecil bagi para pencinta petualangan.
Jadi, jika Anda ingin mengisi liburan awal Ramadhan 2025 dengan sesuatu yang lebih segar dan jauh dari hiruk-pikuk kota, jangan ragu untuk menjelajahi air terjun di sekitar Ubud. Siapkan kamera, pakaian ganti, dan semangat petualangan untuk menikmati keindahan alam Bali yang menakjubkan! (Fadila)
Editor : Fadila An Naila