RadarMadura.id — Di tengah maraknya makanan modern, kue tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia se.
Salah satu kudapan yang tak pernah kehilangan penggemarnya adalah Nagasari—kue bertekstur kenyal yang dibalut aroma harum pandan dan santan.
Resep khas Ny. Liem yang telah melegenda ini kembali menjadi perbincangan karena kelezatannya yang autentik serta cara pembuatannya yang relatif mudah.
Kue Tradisional yang Selalu Dinantikan
Bagi sebagian orang, Nagasari bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari kenangan masa kecil. Kue yang terbungkus rapi dalam daun pisang ini sering hadir dalam berbagai acara, mulai dari arisan keluarga hingga perayaan hari besar.
Sentuhan manis dari pisang di tengahnya berpadu sempurna dengan tekstur adonan yang lembut, menciptakan harmoni rasa yang begitu khas.
Meski sederhana, pesona Nagasari tak pernah pudar. Justru, di era modern ini, banyak orang mulai kembali melirik kudapan tradisional sebagai alternatif camilan sehat dan bernutrisi.
Dengan bahan-bahan alami tanpa pengawet, Nagasari menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan dengan jajanan instan.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Untuk membuat Nagasari Ny. Liem, berikut bahan-bahan yang harus disiapkan:
- 6 buah pisang kepok atau pisang raja, potong sesuai selera
- 250 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- 150 gram gula pasir (sesuai selera)
- 800 ml santan kental (dari 1 butir kelapa)
- ½ sendok teh garam
- 1 sendok teh vanili bubuk (opsional)
- Daun pisang untuk membungkus (dilayukan terlebih dahulu agar tidak mudah robek)
- Tusuk gigi atau lidi (opsional, untuk menyemat bungkusan)
Langkah-Langkah Pembuatan
Membuat Nagasari sebenarnya tidak sulit, hanya membutuhkan ketelatenan agar teksturnya pas—tidak terlalu lembek dan tetap kenyal. Berikut langkah-langkahnya:
-
Mempersiapkan Santan
Panaskan santan bersama gula pasir, garam, dan daun pandan hingga gula larut sepenuhnya. Aduk perlahan agar santan tidak pecah. Setelah mendidih, matikan api dan diamkan hingga hangat. -
Membuat Adonan
Campurkan tepung beras dan tepung tapioka, lalu tuangkan ke dalam santan hangat secara perlahan sambil diaduk hingga tidak ada gumpalan. Masak kembali adonan di atas api sedang sambil terus diaduk hingga mengental dan bertekstur seperti jenang. -
Membungkus dengan Daun Pisang
Siapkan daun pisang yang telah dilayukan. Ambil satu sendok adonan, ratakan di atas daun, letakkan potongan pisang di tengahnya, lalu tutup kembali dengan adonan. Bungkus rapi dan sematkan lidi jika perlu. -
Mengukus hingga Matang
Susun bungkusan Nagasari dalam dandang kukusan yang sudah dipanaskan. Kukus selama 30 menit hingga matang sempurna. Pastikan api stabil agar tekstur Nagasari tetap kenyal dan tidak berair.
Kue Tradisional yang Tak Pernah Gagal Memikat Selera
Setelah matang, Nagasari siap disajikan. Aroma harum pandan yang berpadu dengan gurihnya santan langsung menggoda selera. Tekstur lembutnya pun langsung terasa saat gigitan pertama.
Lebih dari sekadar camilan, Nagasari adalah bagian dari kekayaan kuliner nusantara yang patut dijaga. Di tengah derasnya inovasi kuliner modern, kue ini tetap bertahan sebagai favorit banyak orang, baik tua maupun muda.
Bagi Anda yang ingin menikmati nostalgia masa kecil atau sekadar mencari camilan sehat untuk keluarga, tidak ada salahnya mencoba resep Nagasari ala Ny. Liem ini.
Selain mudah dibuat, rasanya pun tak pernah mengecewakan. Jadi, siapkah Anda menghadirkan kehangatan kue tradisional ini di meja makan?
Editor : Fadila An Naila