RadarMadura.id - Ketika membicarakan kekayaan kuliner Indonesia, satu hidangan penutup yang tak boleh dilewatkan adalah ketan srikaya pandan.
Kue basah ini menggoda selera dengan kombinasi antara ketan yang lembut dan lapisan srikaya pandan yang harum.
Rasa manis dan legit yang dihasilkan menciptakan pengalaman yang istimewa, menjadikan ketan srikaya pandan favorit banyak orang.
Aroma dan Rasa yang Menggugah Selera
Ketan srikaya pandan tidak hanya memikat dengan cita rasanya yang lezat, tetapi juga dengan aroma pandan yang khas.
Ketika Anda menyajikannya, aroma harum dari pandan akan menyelimuti ruangan, membangkitkan selera setiap orang di sekitar.
Bagi mereka yang ingin menambahkan sentuhan tradisional pada hidangan penutup, ketan srikaya pandan adalah pilihan yang sangat tepat.
Proses pembuatannya pun cukup sederhana, sehingga Anda dapat mencoba membuatnya sendiri di rumah.
Bahan-Bahan yang Diperlukan
Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan langkah-langkah yang jelas, Anda akan dapat menciptakan kue ini dengan mudah.
Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk lapisan ketan:
- 400 gram beras ketan
- 300 mililiter santan kental sedang
- 1 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
- 2 sendok makan minyak
Untuk lapisan srikaya, siapkan bahan berikut:
- 300 mililiter air
- 300 mililiter santan
- 10 lembar daun pandan
- 5 lembar daun pandan suji
- 200 gram gula pasir
- 120 gram tepung terigu
- 2 butir telur
- 2 sendok makan tepung maizena
- ½ sendok teh garam
Langkah-Langkah Pembuatan yang Mudah
-
Persiapan Beras Ketan: Mulailah dengan merendam beras ketan dalam air selama 3-4 jam. Setelah itu, cuci bersih ketan untuk menghilangkan sisa-sisa air.
-
Pengukusan Pertama: Masukkan ketan yang sudah bersih ke dalam kukusan yang telah dilapisi daun pisang. Buatlah lubang di tengahnya agar proses pematangan lebih cepat dan merata. Kukus beras ketan selama 30 menit hingga setengah matang.
-
Membuat Santan untuk Ketan: Sambil menunggu ketan matang, siapkan larutan santan. Campurkan santan, daun pandan yang diikat, garam, dan minyak goreng dalam panci. Masak hingga mendidih sambil terus diaduk agar tidak pecah, menggunakan api kecil. Setelah matang, angkat dari api.
-
Mencampurkan Santan ke dalam Ketan: Angkat ketan dari kukusan, kemudian campurkan dengan santan yang telah dimasak. Aduk hingga merata, dan masukkan kembali daun pandan ke dalam campuran agar aromanya semakin kuat.
-
Pengukusan Kedua: Setelah santan meresap ke dalam ketan, masukkan kembali ketan ke dalam kukusan dan lanjutkan mengukus selama 30 menit.
-
Membuat Lapisan Pandan: Sambil menunggu ketan matang, siapkan loyang dengan mengolesinya menggunakan minyak atau margarin, dan lapisi dengan kertas roti. Potong-potong daun pandan wangi dan daun suji. Jika tidak ada daun suji, bisa menggunakan pasta pandan. Blender dengan air, saring dan ambil sarinya.
-
Mengolah Adonan Srikaya: Campurkan tepung terigu, gula pasir, tepung maizena, dan garam. Tambahkan santan ke dalam campuran, aduk hingga rata dan tidak ada gumpalan. Tambahkan sari pandan, aduk kembali hingga semua bahan tercampur merata.
-
Menambahkan Telur: Pecahkan telur di mangkuk terpisah, kocok sebentar hingga rata, lalu tuang ke dalam adonan pandan dan aduk hingga merata.
-
Memasak Adonan Srikaya: Saring adonan pandan ke dalam panci agar halus dan bebas dari gumpalan. Masak adonan pandan hingga matang sambil terus diaduk agar tidak menggumpal. Setelah mengental dan lembut, angkat dari api.
-
Menggabungkan Lapisan: Setelah ketan matang, angkat dan pindahkan ke dalam loyang sambil ditekan-tekan agar padat dan rata. Tuang lapisan pandan di atas ketan yang masih panas. Ketukkan loyang agar tidak ada gelembung udara.
-
Pengukusan Akhir: Panaskan kukusan, dan kukus selama 30 menit atau hingga matang. Lakukan tes tusuk; jika tidak ada adonan yang menempel saat diangkat, berarti sudah matang merata. Angkat dari kukusan.
Setelah semua langkah selesai, potong-potong ketan srikaya pandan dan sajikan. Setiap potongan menyimpan kelezatan yang siap memanjakan lidah.
Hidangan ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan makna dan tradisi yang kental.
Nikmati kelezatan ketan srikaya pandan di rumah, dan biarkan setiap suapan mengingatkan kita pada kekayaan kuliner Indonesia yang tak terlupakan. (hasan)
Editor : Hasan Bashri