RadarMadura.id — Keanekaragaman flora yang melimpah juga membuatnya dijuluki Kota Apel, berkat iklim yang ideal untuk pertumbuhan buah apel. Namun, siapa sangka Malang menyimpan pesona alam lainnya, yaitu Pantai Tiga Warna yang menakjubkan?
Jika kamu belum mengetahui tentang pantai ini, saatnya memasukkannya ke dalam daftar destinasi liburanmu.
Sekilas Tentang Pantai Tiga Warna
Seperti namanya, Pantai Tiga Warna menawarkan panorama unik dengan gradasi warna yang memukau: biru, hijau, dan cokelat kemerahan. Diresmikan pada tahun 2014, pantai ini terletak di kawasan rehabilitasi dan konservasi mangrove, menjadikannya tempat yang bersih dan terawat.
Gradasi warna ini muncul dari variasi kedalaman permukaan, di mana warna biru terlihat di bagian terdalam, hijau di bagian terdangkal, dan cokelat kemerahan di area pasir.
Pantai ini tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai area konservasi untuk mangrove dan terumbu karang.
Dengan tiket masuk yang terjangkau, yaitu Rp10.000, pengunjung dapat menikmati keindahan alam ini. Bagi yang ingin menjelajahi lebih dalam, tersedia pemandu wisata dengan tarif Rp150.000 untuk setiap kelompok yang terdiri dari hingga 5 orang.
Pantai Tiga Warna buka untuk umum dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, namun tutup setiap hari Kamis untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, jumlah pengunjung dibatasi hingga 100 orang per hari.
Lokasi dan Rute Menuju Pantai Tiga Warna
Pantai Tiga Warna terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dari Kota Malang, perjalanan menuju pantai ini memakan waktu sekitar 2,5 jam. Rute terbaik untuk mencapainya adalah melalui Gadang – Turen – Pantai Sendang Biru – Pantai Goa Cina – Tempat Pelelangan Ikan – Perkampungan Warna – Clungup Mangrove Conservation (CMC). Setelah tiba di CMC, kamu akan menemukan pintu masuk Pantai Tiga Warna.
Pengunjung dapat memilih untuk masuk melalui sektor timur yang memerlukan perjalanan dengan perahu, atau sektor barat yang mengharuskan menyusuri hutan mangrove dan beberapa pantai lainnya.
Daya Tarik Snorkeling di Pantai Tiga Warna
Berbeda dengan pantai-pantai lain di Malang yang memiliki ombak besar, Pantai Tiga Warna menawarkan air laut yang tenang dan jernih, ideal untuk snorkeling dan menjelajahi keindahan alam bawah laut. Terumbu karang yang terawat menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan berwarna-warni, dan pengunjung bahkan berkesempatan untuk melihat ubur-ubur.
Beberapa daya tarik yang dapat dinikmati di Pantai Tiga Warna antara lain:
-
Renang dan Snorkeling: Alat snorkeling tersedia untuk disewa dengan harga Rp25.000 per orang. Pengunjung dapat menikmati keindahan terumbu karang serta biota laut tanpa alat bantu, langsung merasakan keindahan warna air laut yang berbeda.
-
Berkemah: Pengunjung dapat mendirikan tenda di pantai dengan biaya sewa lokasi sebesar Rp25.000 per malam.
-
Trekking: Dengan bantuan pemandu wisata, pengunjung bisa menjelajahi pantai dan hutan mangrove di sekitarnya.
-
Mengamati Ubur-Ubur: Peluang untuk melihat ubur-ubur secara dekat, namun harus berhati-hati karena ubur-ubur bisa menyengat.
Tips Snorkeling di Pantai Tiga Warna
Agar snorkeling di Pantai Tiga Warna berjalan lancar, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:
-
Sewa Pemandu: Pemandu tidak hanya membantu penggunaan peralatan tetapi juga menjaga keselamatan selama snorkeling.
-
Cek Peralatan: Pastikan semua peralatan snorkeling sesuai dan layak digunakan sebelum berangkat.
-
Snorkeling di Pagi Hari: Waktu terbaik untuk snorkeling adalah pagi hari ketika air laut lebih jernih dan angin tidak terlalu kencang.
-
Tetap Tenang: Berlatih bernapas dengan snorkel dan posisikan tubuh dengan benar agar dapat mengapung dengan nyaman.
-
Hati-hati dengan Biota Laut: Meskipun menarik, hindari menyentuh biota laut untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan hindari kontak langsung dengan ubur-ubur.
Dengan segala keindahan dan aktivitas menarik yang ditawarkan, Pantai Tiga Warna menjadi destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Malang. Pastikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya agar pengalamanmu semakin berkesan!
Editor : Hasan Bashri