Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jelajah 5 Desa Wisata di Lombok Nusa Tenggara Barat

Amin Basiri • Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:55 WIB
5 destinasi desa wisata yang ada di Lombok Nusa tenggara Barat
5 destinasi desa wisata yang ada di Lombok Nusa tenggara Barat

RadarMadura.id - Pasca perhelatan Moto GP yang diselenggarakan di sirkuit Mandalika, Lombok berhasil memikat para wisatawan.

Ajang kelas dunia tersebut membawa nama harum bagi Lombok sebagai tujuan wisata di Nusa Tenggara Barat Indonesia.

Selain menawarkan keindahan pesona wisata alam pantai dan gunung, Lombok juga punya desa wisata yang menjadi pusat perhatian dunia

Ada sejumlah desa wisata yang bisa kita eksplorasi lebih jauh dengan kekayaan khazanah budaya yang terdapat di Lombok, Nusa Tenggara Barat

Berikut adalah lima desa wisata di Lombok yang bisa kalian jadikan list untuk liburan anda ke Nusa Tenggara Barat

1. Desa Sade

Desa Sade merupakan salah satu desa adat Suku Sasak, suku asli yang mendiami Pulau Lombok.

Terletak tidak jauh dari Sirkuit Mandalika, desa ini menjadi destinasi favorit bagi mereka yang ingin merasakan kehidupan tradisional Lombok.

Pengunjung akan disambut oleh rumah-rumah adat dengan atap ilalang yang unik, yang harus diganti setiap delapan tahun sekali.

Lantai rumah yang terbuat dari tanah juga dilulur dengan kotoran kerbau atau sapi untuk menjaga keutuhan dan kebersihannya.

Di Desa Sade, wisatawan bisa melihat langsung kehidupan sehari-hari penduduk lokal yang masih mempertahankan tradisi nenek moyang, termasuk keterampilan menenun kain ikat.

Teknik tenun ini diwariskan secara turun-temurun dan merupakan salah satu daya tarik utama desa ini.

Baca Juga: Habiskan Akhir Pekan di Sembalun: Rute Perjalanan Sehari Penuh Kecantikan Alam dan Kegiatan Seru di Desa Wisata Lombok

2. Desa Sukarara

Desa Sukarara, yang juga berada di sekitar Lombok Tengah, terkenal sebagai pusat kerajinan tenun ikat.

Di desa ini, pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan kain tenun mulai dari pemintalan benang hingga proses menenun yang rumit.

Salah satu hal unik di Desa Sukarara adalah bahwa hampir setiap rumah memiliki wanita yang duduk di depan rumah sambil menenun, menjadikan menenun sebagai aktivitas sehari-hari yang mendarah daging dalam kehidupan mereka.

Selain itu, pengunjung juga dapat membeli kain tenun berkualitas tinggi sebagai oleh-oleh, sekaligus mendukung pelestarian seni tradisional Lombok.

Desa Sukarara menawarkan pengalaman mendalam tentang budaya lokal, di mana setiap benang yang ditenun memiliki cerita dan makna tersendiri.

3. Desa Banyumulek

Beralih ke sisi barat Lombok, Desa Banyumulek di Kecamatan Kediri terkenal dengan kerajinan tembikarnya. Desa ini merupakan salah satu sentra pembuatan gerabah tradisional yang masih menggunakan teknik-teknik kuno.

Masyarakat setempat dengan terampil memproduksi gerabah dari tanah liat, mulai dari proses pembentukan hingga pembakaran.

Jika Anda tertarik menyaksikan proses pembakaran gerabah, sebaiknya datang di pagi hari karena proses ini biasanya dimulai pukul 11 siang.

Selain itu, gerabah dari Banyumulek dapat dijadikan oleh-oleh unik dan bernilai budaya tinggi, sebuah cenderamata yang akan mengingatkan Anda pada kearifan lokal yang lestari.

4. Desa Tetebatu

Terletak di kaki Gunung Rinjani pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, Desa Tetebatu menawarkan pemandangan alam yang memukau, termasuk sawah bertingkat dan hutan tropis.

Desa ini menjadi tempat yang ideal bagi pecinta alam yang ingin trekking sembari menikmati keindahan Lombok dari ketinggian.

Selain keindahan alamnya, Desa Tetebatu juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk berinteraksi dengan petani lokal.

Di sini, Anda bisa belajar langsung tentang teknik bertani padi tradisional serta mencicipi kopi khas Lombok yang diolah secara tradisional.

5. Desa Senaru

Desa Senaru adalah pintu gerbang menuju Gunung Rinjani, salah satu gunung tertinggi di Indonesia.

Selain sebagai titik awal pendakian, desa ini juga terkenal dengan keindahan alam yang luar biasa, terutama dua air terjun populer, Tiu Kelep dan Sendang Gile.

Kedua air terjun ini memiliki air yang jernih dan segar, bersumber langsung dari Danau Segara Anak di puncak Rinjani.

Wisatawan yang mengunjungi Desa Senaru juga dapat melihat Kampung Tradisional Senaru, salah satu kampung tertua di Lombok.

Rumah-rumah adat di kampung ini masih terbuat dari bahan-bahan alami seperti atap rumbia dan pagar dari bedek, memperlihatkan kekayaan arsitektur tradisional yang masih dipertahankan.

Mengunjungi desa-desa wisata di Lombok adalah cara terbaik untuk memahami lebih dalam tentang kekayaan alam dan budaya pulau ini.

Dari kerajinan tangan tradisional hingga kehidupan desa yang tenang, setiap desa menawarkan pengalaman yang unik dan berkesan.

Editor : Amin Basiri
#lombok #nusa tenggara barat #desa wisata