RadarMadura.id - Di ujung akhir pekan yang cerah, saat matahari mulai menyinari pulau Lombok, ada sebuah tempat yang memanggil untuk dieksplorasi: Desa Wisata Sembalun.
Terletak di kaki Gunung Rinjani, desa ini bukan hanya sekadar destinasi wisata; ia menawarkan keindahan alam yang menakjubkan dan pengalaman yang tak terlupakan. Mari kita ikuti perjalanan sehari yang akan membawa kita menjelajahi keindahan Sembalun.
Memulai Perjalanan dari Kota Mataram
Pagi hari yang tenang, sekitar pukul 07:00 WITA, Anda memulai perjalanan dari Kota Mataram. Suara deru mesin motor mengiringi langkah awal petualangan ini.
Dengan angin segar yang berhembus, Anda melaju menuju Sembalun, menikmati pemandangan yang berubah dari hiruk-pikuk kota menjadi suasana pedesaan yang damai.
Setibanya di Sembalun, sekitar pukul 09:30 WITA, Anda disambut oleh hamparan sawah yang hijau dan udara yang segar.
Mengagumi Keindahan Taman Wisata Pusuk Sembalun
Destinasi pertama yang dituju adalah Taman Pusuk Sembalun. Ketika langkah kaki Anda menyentuh tanah di taman ini, mata langsung dimanjakan oleh keindahan terasering sawah yang menghijau.
Di sini, kabut tipis menyelimuti seluruh wilayah, menciptakan suasana mistis dan menambah pesona alam sekitar.
Dengan ketinggian 900 mdpl, cuaca yang dingin menjadi pelengkap sempurna untuk menikmati cilok Sembalun yang hangat, camilan lokal yang kini sedang viral. Setiap gigitan seolah membawa kehangatan di tengah suhu yang sejuk.
Keceriaan di Taman Surga Rinjani
Setelah menikmati pesona Taman Pusuk, perjalanan berlanjut ke Taman Surga Rinjani. Di sini, gelak tawa dan keceriaan menyambut Anda.
Lorong-lorong yang dipenuhi dedaunan dan bunga warna-warni menanti untuk diabadikan dalam potret indah.
Anda bisa melompat ke ayunan dengan latar belakang pemandangan menakjubkan atau bersenang-senang di perosotan ikonik taman ini.
Dengan tiket masuk yang hanya seharga Rp 20.000, semua kegembiraan ini bisa Anda nikmati. Momen berharga bersama keluarga dan sahabat di sini akan tersimpan dalam ingatan selamanya.
Memetik Stroberi Segar di Kebun
Saat waktu menunjukkan pukul 13:10, langkah Anda mengantarkan ke kebun stroberi yang terletak di sepanjang jalan Desa Sembalun. Di kebun ini, Anda dapat merasakan sensasi memetik stroberi langsung dari batangnya.
Anak-anak dan orang dewasa sama-sama antusias, tertawa bahagia saat memasukkan stroberi merah segar ke dalam keranjang.
Dengan biaya sekitar Rp 20.000 hingga Rp 30.000, pengalaman ini adalah cara sempurna untuk terhubung dengan alam dan menikmati hasil bumi secara langsung.
Menyegarkan Diri di Kedai Sawah Sembalun
Setelah beraktivitas seharian, saatnya beristirahat sejenak di Kedai Sawah Sembalun. Tempat ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga lokasi yang menawarkan pemandangan spektakuler.
Sambil menikmati hidangan lokal, mata Anda akan dimanjakan oleh pemandangan sawah yang membentang hijau, dengan latar belakang Gunung Rinjani yang megah.
Setiap suapan menjadi lebih nikmat saat Anda menyaksikan keindahan alam yang memukau di sekitar.
Mengakhiri Hari dengan Scooter Sembalun
Sebelum perjalanan kembali ke Kota Mataram, jangan lewatkan kesempatan untuk menjajal scooter Sembalun. Di sinilah Anda bisa merasakan sensasi berkeliling sambil menikmati panorama yang menakjubkan.
Skuter ini akan membawa Anda melintasi jalanan desa yang indah, dengan banyak spot foto yang instagramable menunggu untuk diabadikan.
Anda bisa berhenti sejenak di tempat-tempat menarik untuk mengambil foto dan mengagumi keindahan alam yang tak terlukiskan.
Baca Juga: 5 Spot Wajib di Malang untuk Liburan yang Berkesan
Desa Wisata Sembalun bukan hanya menawarkan keindahan, tetapi juga pengalaman yang mendalam dan tak terlupakan.
Dengan pemandangan alam yang menawan, aktivitas menarik, dan kuliner yang lezat, Sembalun adalah tempat yang sempurna untuk melepaskan penat dan menikmati waktu berkualitas.
Sebuah petualangan sehari di desa ini pasti akan meninggalkan kenangan indah yang akan terus teringat.
Jadi, siapkan diri Anda untuk menjelajahi keajaiban Sembalun, dan biarkan setiap momen menjadi bagian dari cerita indah dalam hidup Anda. (fadila)
Editor : Fadila An Naila