Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Khusus Buat Kamu yang Suka Menikmati Keindahan Bawah Laut, Ada Tempat Ideal untuk Snorkeling dan Kiteboarding di Banyuwangi

Fadila An Naila • Minggu, 22 September 2024 | 06:40 WIB

Pulau Tabuhan, Banyuwangi
Pulau Tabuhan, Banyuwangi

RadarMadura.id - Di ujung timur Pulau Jawa, terdapat sebuah surga tropis yang sering kali terlewatkan dalam peta wisata.

Banyuwangi, kota yang menjadi gerbang menuju Selat Bali, menyimpan sebuah permata tersembunyi bernama Pulau Tabuhan.

Meski hanya seluas 5 hektar, pulau kecil ini menawarkan keindahan yang seolah menghipnotis siapa saja yang menginjakkan kaki di pasir putihnya.

Banyak wisatawan yang tak ragu menyebutnya sebagai "Maldives-nya Indonesia," dan tak butuh waktu lama untuk memahami mengapa.

Saat perjalanan menuju Pulau Tabuhan dimulai, biasanya dari Pantai Watudodol atau Pantai Bangsring, pesona pulau itu sudah mulai terlihat dari kejauhan.

Pulau kecil ini tampak seperti titik hijau yang mengambang di atas lautan biru toska. Semakin mendekat, gradasi warna laut yang terdiri dari putih, hijau, dan biru semakin jelas, menyajikan pemandangan yang seolah keluar dari lukisan alam.

Pasirnya putih bersih, ombaknya tenang, dan angin yang bertiup lembut menambah keindahan suasana.

Pulau Tabuhan, meski tak berpenghuni, adalah surga bagi para pecinta alam bawah laut. Saat perahu mulai merapat ke tepi pulau, warna air yang jernih memungkinkan kita untuk melihat langsung biota laut yang berenang bebas di antara terumbu karang.

Tidak heran, snorkeling dan diving menjadi aktivitas favorit di sini. Setiap gerakan fin di bawah air akan mengungkap keindahan alam laut yang tak terhitung jumlahnya terumbu karang warna-warni, ikan kecil berlindung, dan flora laut yang tumbuh subur.

Pulau yang Bernyanyi

Salah satu keunikan Pulau Tabuhan yang sering diceritakan oleh para pengunjung adalah suara angin. Ya, di tengah ketenangan pulau ini, ada satu keajaiban alam yang membuatnya berbeda.

Angin yang bertiup di sini tidak hanya sepoi-sepoi biasa. Jika kamu mendengarkan dengan seksama, suara angin itu seolah-olah berubah menjadi alunan musik lembut, seperti tetabuhan yang menambah suasana magis pulau ini.

Dari sinilah nama “Tabuhan” berasal, menggambarkan harmoni alam yang terdengar bagai orkestra alami.

Tak hanya itu, pasir di Pulau Tabuhan juga unik. Saat kebanyakan pantai di sekitar Selat Bali, baik di sisi Banyuwangi maupun Bali, memiliki pasir yang berwarna gelap, Pulau Tabuhan justru menawarkan hamparan pasir putih bersih yang memantulkan sinar matahari, membuatnya semakin berkilau di siang hari.

Baca Juga: Rasakan Sensasi Mendaki Gunung Raung, Raksasa Vulkanik Jawa Timur dengan Kaldera Megah dan Jalur Pendakian yang Memacu Adrenalin

Petualangan Air yang Tak Terlupakan

Bagi mereka yang gemar beraktivitas di atas air, Pulau Tabuhan juga menjadi lokasi yang sempurna. Angin kencang yang konstan menjadikannya tempat ideal untuk kiteboarding, olahraga air yang menantang namun menawarkan sensasi luar biasa.

Melihat layang-layang besar mengudara sambil menarik papan selancar di atas permukaan laut adalah pemandangan yang menakjubkan.

Bahkan, pulau ini sering menjadi tempat berkumpulnya para penggemar kiteboarding dari berbagai penjuru dunia.

Namun, jika kamu lebih suka kegiatan yang lebih tenang, snorkeling di sekitar pulau ini juga tak kalah seru. Dengan peralatan sederhana, kamu bisa menjelajahi kekayaan laut Pulau Tabuhan.

Ikan-ikan warna-warni berenang riang di sekitar terumbu karang, dan jika beruntung, kamu bisa bertemu dengan spesies laut langka yang hanya bisa ditemukan di perairan ini.

Keindahan Sunrise dan Sunset

Salah satu momen paling dinantikan oleh para wisatawan di Pulau Tabuhan adalah saat matahari terbit dan tenggelam. Di pagi hari, warna oranye kemerahan perlahan-lahan menyelimuti langit dan memantul di atas air laut yang tenang.

Saat matahari mulai muncul dari balik cakrawala, sinarnya menyapu pasir putih dan membuat seluruh pulau seolah berpendar.

Begitu juga saat matahari terbenam, cahaya lembut berwarna keemasan mengubah suasana pulau menjadi lebih romantis dan damai.

Pulau Tabuhan memang tidak memiliki fasilitas penginapan, tetapi wisatawan bisa menemukan berbagai hotel dan homestay di daratan utama Banyuwangi.

Penginapan seperti Bangsring Breeze dan Watu Dodol Hotel menjadi pilihan populer bagi mereka yang ingin mengeksplorasi keindahan Pulau Tabuhan lebih lama.

Menikmati Wisata Kuliner Banyuwangi

Setelah seharian menikmati keindahan alam Pulau Tabuhan, tak ada yang lebih menyenangkan daripada mencicipi kuliner khas Banyuwangi.

Kota ini terkenal dengan hidangan-hidangan yang kaya rasa dan bumbu, seperti Sego Tempong, Rujak Soto, dan Pecel Rawon.

Setiap sajian menawarkan cita rasa lokal yang unik, memberikan pengalaman kuliner yang tak kalah memuaskan dengan keindahan alamnya.

Perjalanan Menuju Pulau Tabuhan

Menuju Pulau Tabuhan bukanlah hal yang sulit. Setelah sampai di Pantai Bangsring atau Grand Watu Dodol, wisatawan bisa menyewa perahu nelayan yang tersedia untuk menyeberang ke pulau.

Meskipun perjalanannya singkat, namun pengalaman yang ditawarkan tak ternilai. Pastikan untuk membawa perlengkapan pribadi seperti baju ganti, obat-obatan, dan kamera agar bisa mengabadikan setiap momen tak terlupakan di pulau ini.

Pulau Tabuhan mungkin kecil dan tersembunyi, tetapi keindahannya mampu bersaing dengan destinasi-destinasi tropis terkenal lainnya.

Bagi mereka yang mencari ketenangan, petualangan air, atau sekadar menikmati keindahan alam yang masih alami, Pulau Tabuhan adalah destinasi yang wajib dikunjungi. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#pulau tabuhan #banyuwangi #snorkeling #wisata alam #wisata banyuwangi #Kiteboarding #wisata snorkeling