RadarMadura.id - Mojokerto memang tidak pernah lelah menyuguhkan ragam wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Salah satu wisata yang menjadi andalan Mojokerto adalah Desa Wisata Majapahit Bejijong yang sanga ikonik.
Dengan kekayaan sejarahnya, Mojokerto menjadi wilayah yang memiliki keterkaitan dengan sejarah Indonesia, yakni Kerajaan Majapahit
Desa Wisata Majapahit Bejijong, yang terletak di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, berhasil masuk ke dalam daftar 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
Pencapaian ini tentunya menandakan bahwa desa ini memiliki daya tarik yang unik dan istimewa, menjadikannya tujuan wisata yang patut dikunjungi.
Salah satu magnet utama bagi para wisatawan adalah kehadiran Patung Buddha Tidur, yang menjadi ikon desa ini.
Namun, selain Patung Buddha Tidur, masih banyak daya tarik lain yang membuat Desa Wisata Majapahit Bejijong memiliki pesona tersendiri.
Keindahan budaya dan sejarah dari Desa Wisata Majapahit Bejijong terletak pada kekayaan cagar budayanya.
Di sekitar Maha Vihara Mojopahit, wisatawan dapat menemukan berbagai patung Buddha yang tersebar di berbagai sudut vihara, menciptakan suasana yang tenang dan spiritual.
Tak hanya itu, desa ini juga memiliki miniatur Candi Borobudur yang menjadi simbol penting peradaban Buddha di Indonesia, menarik minat para pengunjung yang ingin merasakan nuansa kebudayaan masa lalu.
Salah satu hal yang unik dari desa ini adalah keberadaan pohon maja, yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya Kerajaan Majapahit.
Menurut cerita, nama Majapahit berasal dari pengalaman Raden Wijaya, pendiri kerajaan, yang mencicipi buah maja yang pahit saat ia tengah membuka Hutan Tarik untuk mendirikan kerajaan.
Kisah ini menambah nilai sejarah dan kebudayaan dari Desa Bejijong, yang membuat wisatawan tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga belajar tentang sejarah Majapahit.
Untuk wisatawan yang tertarik mengunjungi Desa Wisata Majapahit Bejijong, ada beberapa informasi penting yang perlu diketahui.
Desa ini beroperasi setiap hari dari pukul 07.30 hingga 17.00 WIB, sehingga pengunjung memiliki waktu yang cukup panjang untuk mengeksplorasi seluruh area desa dan menikmati berbagai daya tarik yang ada.
Tiket masukke kawasan desa wisata ini juga sangat terjangkau, yaitu hanya berkisar antara Rp. 3.000 hingga Rp. 5.000 per orang, menjadikannya destinasi wisata yang ramah di kantong.
Selain itu, lokasinya yang berada di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto mudah diakses oleh wisatawan dari berbagai daerah, terutama bagi mereka yang tertarik untuk menggali lebih dalam tentang sejarah dan kebudayaan Majapahit.
Desa Wisata Majapahit Bejijong bukan hanya menawarkan pemandangan yang indah dan patung-patung Buddha yang ikonik, tetapi juga memberikan pengalaman sejarah yang mendalam bagi para pengunjung.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa spiritual, belajar sejarah Kerajaan Majapahit, dan menikmati ketenangan alam desa, Bejijong adalah pilihan yang tepat.
Tidak heran jika desa ini berhasil masuk dalam daftar 50 besar ADWI 2021, karena daya tariknya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Editor : Amin Basiri