RadarMadura.id - Wajik, siapa yang nggak kenal dengan camilan tradisional yang satu ini?
Kue manis legit berbahan dasar ketan ini sudah menjadi salah satu ikon jajanan tradisional Jawa.
Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut, membuat wajik sering dijadikan suguhan dalam berbagai acara adat atau pesta pernikahan.
Meski zaman sekarang banyak makanan modern yang bermunculan, wajik tetap punya tempat istimewa di hati banyak orang.
Nah, buat kamu yang penasaran gimana sih cara bikin wajik tradisional Jawa yang autentik, yuk ikuti resep lengkap berikut ini!
Nggak ribet kok, bahan-bahannya pun mudah didapat.
Bahan-Bahan untuk Membuat Wajik Tradisional Jawa
Sebelum memulai, pastikan kamu sudah menyiapkan bahan-bahan di bawah ini.
Jangan khawatir, semuanya bisa kamu temukan di pasar tradisional atau supermarket terdekat!
1. Beras ketan putih – 500 gram
2. Gula merah – 250 gram (serut halus)
3. Santan kental – 400 ml
4. Daun pandan – 2 lembar
5. Garam – 1/2 sendok teh
6. Air – secukupnya
Langkah-Langkah Membuat Wajik Tradisional Jawa
Siapkan apron dan ikuti langkah-langkah di bawah ini.
Nggak perlu buru-buru, yang penting ikuti prosesnya dengan santai biar hasilnya sempurna!
- Pertama-tama, cuci bersih beras ketan menggunakan air mengalir. Pastikan air cucian terakhir sudah bening, karena ini menandakan beras ketan sudah bersih dari kotoran. Setelah dicuci bersih, rendam beras ketan dalam air selama kurang lebih 2 jam. Perendaman ini akan membuat tekstur ketan lebih lembut saat dimasak.
- Setelah direndam, tiriskan beras ketan. Kemudian, kukus beras ketan selama 30 menit hingga setengah matang. Jangan lupa alasi dandang atau pengukus dengan daun pandan agar aromanya lebih wangi.
- Sambil menunggu ketan matang, sekarang kita siapkan campuran gula merah dan santan. Masak santan bersama gula merah yang sudah diserut, daun pandan, dan sedikit garam. Gunakan api kecil agar santan tidak pecah. Aduk-aduk hingga gula merah larut sempurna dan campuran berubah menjadi kental.
- Setelah ketan setengah matang dan campuran santan gula merah siap, saatnya mencampur keduanya. Masukkan ketan yang sudah dikukus ke dalam wajan besar, lalu tuang santan gula merah sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Proses ini membutuhkan kesabaran, karena kita harus memastikan ketan benar-benar tercampur rata dengan santan gula merah. Aduk terus hingga adonan mengental dan tidak lengket di wajan.
- Setelah adonan ketan dan gula merah tercampur rata, kukus kembali selama 20 menit hingga benar-benar matang. Pada tahap ini, kamu bisa mencium aroma harum pandan yang bercampur dengan manisnya gula merah. Wajik yang sempurna akan terlihat berkilau dan padat, tetapi tetap lembut saat digigit.
- Setelah matang, angkat wajik dari kukusan. Tuang ke dalam loyang atau wadah yang telah diolesi minyak agar tidak lengket. Ratakan permukaannya dengan spatula atau sendok. Diamkan hingga wajik benar-benar dingin dan mengeras. Setelah itu, potong wajik sesuai selera. Umumnya, wajik dipotong berbentuk jajaran genjang atau kotak.
- Wajik tradisional Jawa siap untuk disajikan. Mudah kan?
Tips dan Trik Membuat Wajik yang Sempurna
Biar hasilnya lebih maksimal, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat membuat wajik:
- Gunakan santan kental: Santan yang kental akan membuat wajik lebih gurih dan legit. Kalau mau hasil yang lebih enak, kamu bisa membuat santan sendiri dari kelapa parut segar.
- Jangan terburu-buru: Mengaduk adonan wajik memang butuh kesabaran. Kalau kamu terburu-buru, hasilnya bisa nggak rata dan tekstur wajik jadi kurang pas.
- Pastikan gula merah benar-benar larut: Saat memasak gula merah dengan santan, pastikan nggak ada gula yang menggumpal. Kamu bisa menyaring campuran santan dan gula merah sebelum dicampurkan ke ketan untuk menghindari ampas.
- Gunakan api kecil: Memasak wajik dengan api kecil akan membuat hasilnya lebih sempurna dan matang merata. Jika api terlalu besar, santan bisa cepat pecah dan tekstur wajik jadi tidak halus.
Membuat wajik di rumah bisa jadi kegiatan yang menyenangkan, terutama jika dilakukan bersama keluarga.
Selain bisa menikmati hasilnya, kamu juga bisa menjaga kelestarian kuliner tradisional Indonesia.
Jadi, kapan nih kamu mau coba bikin wajik sendiri di rumah? Dengan resep ini, dijamin nggak akan gagal! Selamat mencoba dan semoga berhasil!(yos)
Editor : Amin Basiri