Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Negara-Negara yang Sulit Dikunjungi oleh Wisatawan Asing

Hasan Bashri • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 05:43 WIB
Ilustrasi kota Somalia
Ilustrasi kota Somalia
 
RadarMadura.id — Liburan ke luar negeri bisa dibilang menjadi impian hampir semua orang. Menjelajahi berbagai tempat unik sembari mencari suasana baru yang tidak bisa ditemukan di Jakarta, tentunya akan menjadi pengalaman baru yang menyenangkan.
 
Namun, untuk mengunjungi suatu negara ternyata tidak semudah yang dipikirkan. Ada beberapa negara yang sangat sulit dikunjungi oleh turis asing.
 
Alasannya pun cukup beragam, salah satunya karena aturan ketat terkait akses masuk ke negaranya, yang mempersulit wisatawan mancanegara untuk berkunjung dan mendapatkan visa.
 
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa negara yang paling sulit dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

1. Rusia

Berkunjung ke Rusia bisa menjadi pengalaman liburan yang menarik.

Negara terluas di dunia ini terkenal dengan bangunan megah berarsitektur menakjubkan dan wisata sejarah yang menarik.

Namun, Rusia termasuk salah satu negara yang sulit dikunjungi wisatawan asing. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya pertanyaan dalam formulir yang harus dijawab saat mengajukan visa.

Misalnya, pelancong harus mencantumkan riwayat perjalanan selama 10 tahun terakhir dengan rincian tempat yang dikunjungi, tanggal berkunjung, dan lamanya tinggal di negara tersebut.

Hal ini tentu menyulitkan mereka yang sering berpergian dari satu negara ke negara lainnya.

2. Kuba

Kuba adalah negara yang unik dan menarik untuk dikunjungi saat liburan. Negara ini menawarkan pesona Amerika Latin yang menakjubkan dengan pantai eksotis dan bangunan bergaya kuno yang memukau.

Selain itu, banyak bar di Kuba yang menyediakan panggung musik jazz, elektronik, maupun tarian salsa yang terus ramai semalam suntuk.

Namun, Kuba termasuk negara yang paling sulit menerbitkan visa bagi pelancong, terutama bagi warga Amerika Serikat (AS).

Jika berhasil mendapatkan izin, pelancong akan menerima Kartu Turis berwarna hijau.

3. Iran

Iran memiliki sejumlah destinasi wisata terkenal seperti Bazaar Tajrish, Gunung Damavand, dan Masjid Nasir Al-Mulk.

Namun, pelancong asing cukup sulit untuk berkunjung ke Iran karena harus memiliki kode verifikasi khusus sebelum mengajukan visa.

Kode ini dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran dan harus diajukan oleh agen perjalanan resmi Iran atas nama pelancong. Meskipun demikian, sejak penggunaan e-Visa, proses pengajuan visa turis ke Iran menjadi lebih mudah. Beberapa negara kini juga dapat mengajukan visa saat kedatangan.

4. Turkmenistan

Turkmenistan termasuk negara yang sulit dikunjungi wisatawan mancanegara. Negara ini memiliki ibu kota yang megah dengan banyak bangunan berlapis marmer. Untuk mengunjungi Turkmenistan, pelancong perlu melampirkan banyak dokumen, termasuk tiga salinan formulir aplikasi visa yang telah diisi, serta surat undangan dari Layanan Migrasi Turkmenistan. Selain itu, pelancong juga wajib memiliki sponsor di Turkmenistan yang dapat mengurus surat undangan. Proses ini diperkirakan memakan waktu sekitar 20 hari.

5. Chad

Republik Chad adalah negara di Afrika Tengah yang memiliki julukan ‘Jantung Mati Afrika’ karena wilayahnya didominasi oleh gurun. Meski begitu, Chad memiliki daya tarik tersendiri.

Namun, wisatawan yang ingin memasuki Chad harus melewati sejumlah peraturan sulit, salah satunya adalah mendapatkan surat undangan langsung. Surat ini harus diperoleh melalui sponsor atau hotel di ibu kota, N’Djamena.

Pelancong harus memesan kamar hotel terlebih dahulu dan membayar biaya penuh yang tidak bisa dikembalikan jika visa ditolak. Selain itu, wisatawan juga dikenakan biaya tambahan saat memasuki Chad.

6. Bhutan

Bhutan adalah negara unik yang tidak menggunakan lampu lalu lintas dan termasuk salah satu negara paling bahagia di dunia. Namun, Bhutan sulit dikunjungi karena tidak menyetujui visa individu.

Negara ini hanya menyetujui visa turis yang merupakan bagian dari paket tur wisata, kecuali pelancong berasal dari India, Bangladesh, atau Maladewa.

Untuk mendapatkan visa, pelancong harus mencari agen wisata yang mengorganisir perjalanan dan membayar visa di muka bersama dengan paket tur lainnya. Pelancong juga diwajibkan membayar biaya keberlanjutan sebesar USD 65.

7. Arab Saudi

Beberapa tahun yang lalu, mendapatkan visa ke Arab Saudi sangat sulit, terutama bagi perempuan yang bepergian sendiri. Namun, sejak kehadiran e-Visa, pelancong bisa mengunjungi Arab Saudi dengan mudah asalkan memenuhi persyaratan.

Meski demikian, pelancong wajib mengikuti sejumlah aturan, seperti dilarang memasuki Mekkah atau Madinah jika bukan beragama Islam, meskipun memiliki visa turis.

Selain itu, jumlah turis yang diizinkan masuk perlu dibatasi untuk menghindari kepadatan karena banyaknya jemaah haji. 

8. Sahara Barat

Sahara Barat adalah negara dengan penduduk paling sedikit kedua di dunia dan sulit dikunjungi. Negara ini dipenuhi dengan polisi dan militer Maroko yang berjaga di sepanjang wilayahnya.

Wisatawan harus mendapatkan visa terlebih dahulu, kecuali memiliki paspor diplomatik dari negara tertentu seperti China, India, Indonesia, Iran, Tajikistan, dan Turki.

9. Somalia

Somalia termasuk negara yang paling sulit dikunjungi dan salah satu tempat paling berbahaya menurut Global Peace Index. Banyak konsulat atau kedutaan jarang bersedia mengeluarkan visa untuk melindungi wisatawan.

Jika berhasil mengunjungi Somalia, pelancong harus selalu didampingi petugas keamanan atau polisi.

10. Korea Utara

Korea Utara terkenal sangat tertutup dari dunia luar dan sulit untuk mendapatkan visa kunjungan. Pengajuan visa harus dilakukan melalui agen wisata yang disetujui negara.

Pelancong wajib mematuhi berbagai aturan seperti dilarang memotret sembarangan, wajib ditemani pemandu, dilarang menjelek-jelekan Korea Utara, dan dilarang berbicara soal politik dan agama. (hasan

Editor : Hasan Bashri
#wisatawan #sulit #negara #dikunjungi #asing