RadarMadura.id — Mojokerto, khususnya wilayah selatannya, dikenal sebagai kawasan pegunungan dengan tanah yang subur dan pemandangan alam yang menakjubkan.
Di sini, kamu bisa menemukan beragam destinasi wisata yang menawarkan kesejukan dan ketenangan, salah satunya adalah Air Terjun Dlundung.
Terletak di lereng Gunung Welirang, Kecamatan Trawas, Air Terjun Dlundung menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pencinta alam yang mencari suasana segar di tengah pepohonan hijau.
Baca Juga: Public Expose Live 2024: Kinerja Positif dan Strategi BRI Tumbuh Sehat Berkelanjutan
Keunikan dan Daya Tarik Air Terjun Dlundung
Dengan ketinggian mencapai 50 meter, Air Terjun Dlundung menawarkan pemandangan spektakuler yang memanjakan mata.
Arus airnya yang tidak terlalu deras membuat tempat ini aman untuk bermain di bawah air terjun, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk rekreasi keluarga.
Dikelilingi oleh pepohonan yang lebat, suasana di sekitar air terjun terasa sangat asri dan sejuk, menciptakan pengalaman yang menenangkan bagi siapa pun yang mengunjunginya.
Salah satu momen terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Dlundung adalah di pagi atau sore hari. Pada waktu-waktu ini, kabut sering kali turun dan menyelimuti area sekitar air terjun, memberikan kesan magis dan mempesona.
Selain itu, suhu yang dingin menambah kenikmatan berada di alam terbuka, meskipun kamu disarankan untuk membawa pakaian hangat agar tetap nyaman.
Rincian Jam Operasional dan Tiket Masuk
Jika kamu tertarik untuk berkunjung, Air Terjun Dlundung buka setiap hari dengan jam operasional yang bervariasi. Pada hari biasa, tempat ini dibuka mulai pukul 07.30 hingga 16.00.
Sementara pada hari Sabtu, wisatawan bisa menikmati keindahan air terjun selama 24 jam penuh. Untuk hari Minggu, tempat ini mulai menerima pengunjung dari pukul 06.00 hingga 16.30.
Harga tiket masuk ke Air Terjun Dlundung cukup terjangkau, yaitu Rp12.500 untuk hari biasa dan Rp15.000 pada akhir pekan atau hari libur.
Bagi anak-anak, tiket masuk dihargai antara Rp10.000 hingga Rp12.500, sementara anak-anak berusia di bawah delapan tahun bisa masuk secara gratis. Jangan lupa, biaya parkir untuk sepeda motor adalah Rp3.000, dan untuk mobil berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000.
Fasilitas yang Disediakan
Air Terjun Dlundung menyediakan berbagai fasilitas yang memadai untuk memastikan kenyamanan pengunjung. Mulai dari warung makanan dan minuman, area parkir, hingga pusat informasi, semua tersedia di sini.
Tersedia juga musala, toilet, dan kamar mandi yang bersih, serta ruang kesehatan yang siap digunakan jika diperlukan. Jalan setapak yang aman dan nyaman juga sudah disediakan untuk memudahkan akses menuju air terjun.
Bagi pengunjung yang suka berfoto, banyak spot menarik yang bisa dijadikan latar belakang foto yang Instagrammable.
Selain itu, tersedia juga gazebo dan tempat duduk di sekitar area, di mana kamu bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan yang menyejukkan. Untuk keluarga dengan anak kecil, taman kelinci menjadi salah satu atraksi menarik yang bisa dinikmati dengan tiket masuk sebesar Rp5.000 dan makanan kelinci berupa wortel seharga Rp5.000.
Bagi yang ingin merasakan sensasi berkemah di tengah alam, area camping ground siap menyambutmu dengan harga Rp18.000 per orang. Penyewaan tenda tersedia dengan harga mulai dari Rp20.000 hingga Rp60.000, tergantung ukuran dan jenis tenda yang dipilih. Selain itu, kamu juga bisa membeli kayu bakar untuk melengkapi pengalaman berkemah.
Kesimpulan
Air Terjun Dlundung di Mojokerto adalah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman tak terlupakan dengan suasana alam yang menyejukkan.
Dengan pemandangan yang indah, fasilitas yang lengkap, dan akses yang mudah, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga atau teman. Pastikan kamu datang dengan persiapan yang tepat untuk menikmati segala keindahan yang ditawarkan Air Terjun Dlundung, dan jadikan kunjunganmu sebagai momen berharga yang penuh kenangan. (hasan)
Editor : Hasan Bashri