Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menyelami Keindahan Taman Wisata Alam Bancea dan Konservasi Orangutan di Samboja Lestari

Fadila An Naila • Rabu, 31 Juli 2024 | 20:46 WIB

Bancea, Pamona Selatan
Bancea, Pamona Selatan

RadarMadura.id— Bagi penggemar fotografi dan pencinta alam, mengunjungi Taman Wisata Alam Bancea adalah pilihan yang sangat berharga. Terletak di wilayah Donggala, Poso, Tolitoli, dan Luwuk Banggai di Provinsi Sulawesi Tengah, kawasan ini resmi dibuka sebagai area konservasi pada tahun 1989.

Menawarkan keanekaragaman ekosistem yang mencakup hutan dataran rendah, hutan pegunungan, dan padang rumput, Taman Wisata Alam Bancea seluas 5.000 hektar ini menjadi surga bagi para pencinta flora dan fauna.

Di dalam kawasan ini, pengunjung dapat menemukan berbagai jenis tanaman anggrek, termasuk anggrek hitam yang merupakan flora endemik dan sangat dilindungi.

Selain anggrek, terdapat juga berbagai jenis pohon seperti betau, kume, nyatoh, kayu kacang, jambu-jambu, lonrong, kayu besi, dan teh yang menambah kekayaan biodiversitas di sini.

Tidak hanya itu, Taman Wisata Alam Bancea juga merupakan rumah bagi satwa endemik Sulawesi seperti anoa, babi rusa, rusa, monyet hitam Sulawesi, dan tarsius, yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin melihat keanekaragaman hayati yang unik.

Sementara itu, bagi para pengunjung yang mencari petualangan lebih jauh ke Kalimantan, Hutan Konservasi Samboja Lestari di sekitar Balikpapan menawarkan pengalaman yang tak kalah menarik.

Perjalanan menuju kawasan ini mungkin menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan kondisi jalan yang bergelombang dan berbatu. Hanya kendaraan 4x4 yang dapat dengan mudah menaklukkan medan yang berat, terutama saat musim hujan.

Hutan Konservasi Samboja Lestari terletak di Kutai Kartanegara dan berfungsi sebagai tempat konservasi orangutan dan hewan liar khas Kalimantan.

Dalam upaya pelestarian, orangutan yang terancam punah dari habitat aslinya diberikan pelatihan untuk bertahan hidup di hutan. Namun, Samboja Lestari tidak hanya merawat orangutan; berbagai spesies hewan liar lainnya juga dilindungi di sini.

Mendekati lokasi konservasi, pengunjung disambut oleh pemandangan pohon ulin yang mengelilingi jalanan berbatu. Pohon ulin, dengan kekuatan strukturalnya, adalah tanaman khas Borneo yang sering digunakan dalam konstruksi. Kicauan burung dan suara hutan semakin terasa saat memasuki kawasan konservasi.

Untuk mengakses Samboja Lestari, pengunjung harus memenuhi beberapa persyaratan khusus. Hanya mereka yang dalam kondisi sehat, dengan bukti medical check-up yang dilakukan maksimal lima hari sebelum kunjungan, yang diizinkan masuk.

Selain itu, pengunjung wajib mengenakan masker untuk menjaga keamanan dan keselamatan baik bagi manusia maupun hewan yang ada di konservasi ini.

Pengunjung diharapkan menghubungi pengelola BOS sebelum tiba, untuk mendapatkan rekomendasi dan mengatur penjemputan dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan.

Perjalanan dari bandara menuju kawasan hutan konservasi memakan waktu sekitar 50 menit dengan jalan yang relatif mulus. Namun, jalanan akan berubah menjadi berbatu dan menanjak saat memasuki area hutan konservasi.

Sesampainya di Samboja Lodge, yang berfungsi sebagai penginapan dan kantor Yayasan BOS, pengunjung akan dipandu untuk berpindah kendaraan menuju kawasan konservasi utama. Perlu dicatat bahwa kunjungan hanya diperbolehkan pada pagi dan siang hari, karena tempat ini tutup di malam hari.

Mengunjungi Taman Wisata Alam Bancea dan Samboja Lestari memberikan kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan alam dan upaya pelestarian yang dilakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati.

Baik bagi para fotografer maupun penggemar alam, kedua destinasi ini menawarkan pengalaman yang tidak akan terlupakan. (fadila) 

Editor : Fadila An Naila
#wisata edukatif #wisata kalimantan #Samboja Lodge #wisata alam #Samboja Lestari #kalimantan #Bancea