SKE, yang dibuka sejak tahun 2014, menempati lahan seluas tujuh hektar dan menawarkan beragam wahana untuk seluruh anggota keluarga.
Salah satu wahana yang paling terkenal dan menjadi ikon SKE adalah bianglala bernama Cakra Manggilingan.
Bianglala ini memiliki tinggi 48 meter, menjadikannya yang tertinggi di Indonesia, meskipun hanya berada di peringkat keenam di Asia Tenggara.
Cakra Manggilingan, yang terdiri dari 28 kapsul yang masing-masing dapat menampung empat orang, menawarkan pemandangan 360 derajat dari titik puncaknya. Dari atas, pengunjung dapat menikmati panorama seluruh area SKE, Kota Jogja, bukit-bukit di kejauhan, dan Gunung Merapi.
Pemandangan semakin indah saat senja tiba dan lampu-lampu kota mulai menyala, menjadikannya pengalaman yang tak terlupakan.
Namun, SKE tidak hanya menawarkan Cakra Manggilingan.
Ada sekitar 18 wahana bermain yang beroperasi, termasuk House of Terror, Area Ketangkasan, Bioskop 8D, Bioskop 4D, Montor Tumbur (Bumper Car), Sepeda Mabur (Flying Bicycle), Cangkir Mabur (Spinning Cup), Kursi Mabur (Flying Chair), Taman Lampu, dan Waterpark. Semua wahana ini layak dicoba setidaknya sekali.
Salah satu wahana menarik lainnya adalah Panggon Lunjak, sebuah trampolin yang dilengkapi dengan mesin untuk membantu pengunjung melompat lebih tinggi.
Wahana ini cocok untuk mereka yang berberat badan maksimal 70 kg, dan memungkinkan pengunjung melompat bebas bahkan hingga salto.
Bioskop 4D dan 8D di SKE juga tidak kalah menarik. Bioskop 4D, yang disebut 4D Ride, menawarkan pengalaman menonton yang imersif dengan kursi yang bergerak mengikuti adegan di layar dan efek angin yang menambah sensasi.
Bioskop 8D, di sisi lain, menambahkan efek-efek tambahan seperti tuas yang mencolek-colek kaki pengunjung, memberikan pengalaman menonton yang lebih seru, terutama untuk film bergenre horor.
Selain wahana bermain, SKE juga memiliki wahana edukasi. Di koridor masuk, terdapat panel-panel informatif mengenai berbagai fakta menarik. Salah satu wahana edukasi utama adalah Omah Batik, yang memungkinkan pengunjung mempelajari berbagai motif batik dan sejarahnya.
Ada juga Omah Musik, yang menceritakan perkembangan sejarah musik dan menampilkan alat-alat musik vintage seperti gramofon antik.
Meskipun jumlah wahana edukasi masih terbatas, SKE berencana menambah wahana baru dalam waktu dekat.
Menurut Yoga, Marketing dan Sales Supervisor SKE, akan ada planetarium dan permainan menggambar virtual sebagai wahana edukasi tambahan, serta water park besar untuk wahana bermain.
Selain itu, SKE juga berencana mengubah sebagian halaman parkir yang luas menjadi pasar kuliner yang menarik bagi muda-mudi dan pengunjung yang ingin berwisata kuliner di malam hari. Untuk saat ini, pengunjung dapat menikmati berbagai makanan dan minuman di Jogja Festival Resto dan kafe yang ada di area SKE.
Sindu Kusuma Edupark buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 23.00 WIB, memberikan kesempatan bagi keluarga untuk menikmati berbagai wahana bermain dan edukasi sepanjang hari.
Jadi, jika Anda mencari tempat rekreasi yang menyenangkan dan edukatif di Jogjakarta, SKE adalah pilihan yang tepat. (hasan)