RadarMadura.id— Sumba, sebuah pulau di Nusa Tenggara Timur, dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan. Salah satu daya tarik utama di pulau ini adalah Bendungan Waikelo Sawah, yang tak hanya menjadi sumber mata air tawar tetapi juga destinasi wisata favorit.
Dibangun pada tahun 1976, bendungan ini awalnya dirancang untuk irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pertama di Sumba.
Lokasi, Jam Operasional, dan Harga Tiket
Bendungan Waikelo Sawah terletak di Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya. Wisatawan dapat mengunjungi bendungan ini selama 24 jam setiap hari tanpa dipungut biaya masuk.
Dari Bandara Lede Kalumbang, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan jarak tempuh 12 kilometer menggunakan kendaraan bermotor. Meskipun kondisi jalan sebagian besar sudah beraspal halus, ada beberapa titik yang masih berkerikil.
Saat ini, belum ada transportasi umum yang tersedia menuju lokasi, sehingga pengunjung disarankan untuk menggunakan jasa ojek atau menyewa kendaraan dari kota Tambolaka.
Daya Tarik Utama Bendungan Waikelo Sawah
Terletak di kaki bukit dan dikelilingi oleh pepohonan rimbun serta area persawahan, Bendungan Waikelo Sawah menawarkan suasana yang asri dan teduh. Salah satu daya tarik utamanya adalah sebuah gua alami selebar 4 meter dengan ketinggian sekitar 3 meter yang mengandung kolam air jernih di dalamnya.
Di dalam gua tersebut, terdapat air terjun mini yang menjadi sumber aliran air ke kolam di mulut gua, yang kemudian membendung dan dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi.
Meskipun air kolam terlihat tenang, pengunjung dilarang berenang karena arusnya cukup besar dan pernah menelan korban jiwa.
Debit air yang mengalir dari bendungan ini sangat deras dan mampu mengairi persawahan di beberapa desa, seperti Desa Tema Tana, Kalembu Ndara Mane, Mareda Kalada, Pada Eweta, Wee Rame, Dikira, dan Tanggaba.
Aktivitas Wisata di Bendungan Waikelo Sawah
Wisatawan yang berkunjung ke Bendungan Waikelo Sawah dapat menikmati berbagai aktivitas menarik. Beberapa di antaranya adalah trekking, berburu spot foto, river tubing, dan tarik tambang di dalam air.
Untuk kenyamanan dan keamanan, disarankan untuk mencari pemandu lokal yang dapat membantu mengatur dan menjelajahi tempat wisata ini dengan lebih baik.
Bagi yang tertarik mencoba river tubing, dikenakan biaya sebesar Rp75 ribu per orang. Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pengelola tempat wisata.
Selain itu, pengunjung juga dapat melihat aktivitas sehari-hari penduduk lokal yang datang untuk mandi dan mencuci pakaian sambil menikmati pemandangan sekitar.
Keunikan Iklim dan Tantangan di Sumba
Sumba memiliki iklim yang unik dengan musim kemarau yang berlangsung lebih panjang sekitar sembilan bulan, sementara musim hujan hanya tiga bulan.
Hal ini menyebabkan sebagian besar wilayah Sumba cenderung tandus dan kering, serta beberapa area menghadapi kesulitan air. Namun, Bendungan Waikelo Sawah menjadi salah satu sumber mata air tawar yang tak pernah kering meskipun di musim kemarau.
Keunikan iklim ini membuat Bendungan Waikelo Sawah semakin menarik untuk dikunjungi, terutama saat musim kemarau ketika tempat ini ramai dikunjungi wisatawan.
Bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber air penting bagi penduduk setempat, tetapi juga menawarkan keindahan alam yang luar biasa bagi para pengunjung.
Dengan segala pesonanya, Bendungan Waikelo Sawah menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Sumba.
Keindahan alamnya yang memukau dan berbagai aktivitas menarik yang ditawarkan menjadikan tempat ini sebagai tujuan favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (fadila)
Editor : Fadila An Naila