RadarMadura. Id — Jalur Alas Roban di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) sudah lama dikenal sebagai salah satu jalur paling angker di Indonesia.
Terletak di wilayah Pantura Jawa, jalur ini bukan hanya dikenal karena kerap terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa, tetapi juga karena banyaknya kisah misteri yang melingkupinya.
Sejarah panjang Alas Roban dimulai sejak zaman kolonial Hindia Belanda. Konon, jalur ini dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels.
Kondisi jalan yang menanjak curam dan berkelok, ditambah dengan padatnya lalu lintas kendaraan besar, menjadikan jalur tersebut sangat rawan kecelakaan.
Fenomena ini kemudian melahirkan banyak cerita mistis yang mengaitkan kecelakaan tersebut dengan keberadaan makhluk gaib.
Kisah Mistis yang Melingkupi
Hari Kurniawan, yang lebih dikenal dengan nama Om Hao, seorang praktisi spiritual dan youtuber, pernah mengulas misteri Alas Roban dalam kanal Youtube-nya, Kisah Tanah Jawa.
Dalam salah satu video, Om Hao menelusuri berbagai lokasi mistis di Alas Roban, salah satunya adalah pohon beringin yang dikenal dengan nama Ringin Putih.
Di lokasi tersebut, Om Hao mengaku berinteraksi dengan dua makhluk astral berwujud nenek-nenek dan kakek-kakek.
“Sosok nenek dan kakek ini merupakan dua sesepuh. Mereka sangat welcome. Sosok kakek nenek ini tingginya mencapai 3-4 meter.
Mereka berpakaian putih-putih. Di sini semuanya serba putih,” jelas Om Hao dalam videonya.
Om Hao juga mengungkapkan bahwa pada tahun 1980-an, Alas Roban sempat menjadi lokasi pembuangan mayat.
Banyak terduga pelaku kriminal yang dieksekusi secara misterius dan mayat-mayatnya dibuang di lokasi tersebut. Kejadian ini menambah aura mistis yang melingkupi Alas Roban hingga kini.
Faktor Ekstrem di Balik Kecelakaan
Meskipun banyak yang percaya bahwa kecelakaan di Alas Roban disebabkan oleh gangguan makhluk astral, Om Hao menjelaskan bahwa faktor jalan yang ekstrem juga memainkan peran penting.
“Di sini sebenarnya enggak pernah minta tumbal, tapi memang ada beberapa orang yang iseng membuang sesuatu di sini. Seperti pada tahun 1980-an banyak yang menjadikan Alas Roban ini lokasi pembuangan mayat,” ujar Om Hao.
Selain Ringin Putih, Om Hao juga mengunjungi Sendang Poncowati, sebuah sumber mata air yang konon dihuni oleh makhluk astral berwujud peri. Penguasa sendang ini adalah makhluk gaib berwujud wanita cantik yang sering disebut Nyai Poncowati.
Sendang ini sering dikunjungi orang-orang yang berharap mendapatkan berkah, mulai dari pesugihan hingga awet muda.
Cerita yang Terus Hidup
Alas Roban tetap menjadi salah satu jalur yang menyimpan banyak misteri dan cerita mistis yang terus hidup di tengah masyarakat. Meskipun demikian, jalur ini tetap menjadi salah satu urat nadi transportasi di wilayah Pantura Jawa
.Bagi para pengendara yang melintasi jalur ini, kehati-hatian dan kewaspadaan adalah kunci utama untuk menghindari kecelakaan.
Sementara itu, kisah-kisah mistis yang melingkupi Alas Roban akan terus menjadi bagian dari warisan cerita rakyat yang menarik untuk ditelusuri.
Dengan segala kisah dan misteri yang melingkupinya, Alas Roban tetap menjadi jalur yang penuh dengan aura mistis dan sejarah kelam.
Bagi sebagian orang, kisah-kisah ini hanyalah legenda, namun bagi yang lain, ini adalah kenyataan yang harus dihadapi dengan penuh kehati-hatian. (hasan)
Editor : Hasan Bashri