Sejarah Kampung Gajah Wonderland
Terletak di Jl. Sersan Bajuri KM. 3,8 Cihideung Parongpong, Cihideung, Bandung Barat, Kampung Gajah Wonderland pernah menjadi salah satu tempat rekreasi keluarga yang populer di Bandung.
Saat musim libur, Jalan Sersan Bajuri selalu dipenuhi wisatawan yang ingin berkunjung.
Meskipun namanya Kampung Gajah, tempat ini tidak memiliki koleksi gajah asli. Yang ada adalah patung-patung gajah yang berjejer di area kampungnya.
Kampung Gajah memiliki lebih dari tiga puluh wahana permainan, termasuk kolam ombak yang dirancang menyerupai pantai dengan ombak buatan yang cukup besar dan berbahaya sehingga memerlukan ban karet untuk berenang sebagai keamanan. Ada juga kolam renang khusus untuk anak-anak dengan perosotan dan ember tumpah.
Selain itu, ada Big Tornado, sebuah perosotan raksasa berbentuk corong, serta permainan seperti ATV, bungee trampoline, mini zoo, dan futuristic train.
Kampung Gajah juga dilengkapi dengan toko-toko yang menjual beragam barang dan restoran untuk mengisi perut, menjadikannya tempat rekreasi keluarga yang lengkap.
Kampung Gajah Kini: Tempat Wisata Horor
Namun, saat ini, pemandangan di Kampung Gajah Wonderland jauh berbeda. Bangunan usang yang tidak terurus, wahana berkarat, dan patung-patung yang dipenuhi lumut menjadi pemandangan sehari-hari di sini.
Pada akhir tahun 2017, tempat wisata seluas 60 hektar ini dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, dan pada bulan Mei 2018, taman rekreasi yang dimiliki oleh PT Cahaya Adiputra Sentosa (PT CAS) itu resmi ditutup.
Penutupan ini menyebabkan tempat tersebut menjadi tidak terurus.
Tidak ada karyawan yang bertugas dan pengunjung yang datang, sehingga tempat yang dulunya penuh dengan keceriaan berubah menjadi sunyi dan sepi, bak tempat wisata horor.
Suasana mencekam dengan suara daun yang bergesekkan dan bangunan yang kini menjadi reruntuhan dipenuhi tanaman liar semakin menambah kesan horor.
Cerita Seram di Kampung Gajah Wonderland
Meskipun sudah tidak beroperasi, orang-orang masih bisa masuk ke area Kampung Gajah Wonderland dengan bebas karena tidak ada penjagaan. Wisatawan yang datang seringkali pulang dengan cerita menyeramkan.
Seorang pengunjung melaporkan bahwa kameranya mati dua kali saat berusaha mengambil gambar, meskipun baterai dan memori kamera penuh. Di ketinggian tertentu, drone mengalami masalah sehingga tidak bisa digunakan. Meskipun ditemani banyak orang, suasana horor yang dirasakan tidak juga hilang.
Kampung Gajah Wonderland kembali viral sebagai tempat wisata horor. Banyak orang sengaja mengunjungi taman rekreasi terbengkalai tersebut untuk melihat keadaannya di masa kini, berfoto-foto, dan bahkan menguji nyali.
Ironisnya, tempat ini dahulu memiliki rumah hantu sebagai salah satu wahana uji nyali, tetapi kini seluruh area Kampung Gajah Wonderland sudah berubah menjadi tempat wisata horor.
Masa Depan Kampung Gajah Wonderland
Hingga saat ini, belum ada upaya untuk mengubah Kampung Gajah menjadi tempat lain atau bahkan menjadikannya tempat wisata horor resmi. Bahkan, perawatan minimal pun tidak dilakukan.
Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah Kampung Gajah lebih baik dibiarkan sebagai tempat wisata horor atau diubah menjadi destinasi wisata lain yang lebih layak?
Kampung Gajah Wonderland adalah contoh nyata bagaimana sebuah tempat rekreasi yang dulu berjaya bisa berubah drastis menjadi tempat wisata horor yang menantang adrenalin. Bagi mereka yang mencari pengalaman berbeda, Kampung Gajah kini menawarkan sensasi horor yang tak terlupakan. (hasan)