RadarMadura.id - Jika Anda ingin merasakan nuansa Papua tanpa harus pergi jauh, Pamekasan di Madura memiliki destinasi wisata yang wajib dikunjungi, yaitu Kampoeng Toron Samalem.
Tempat wisata ini menawarkan pengalaman unik yang menghadirkan atmosfer Papua dalam balutan keindahan alam Madura.
Terletak di Dusun Toron Semalem, Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Kampoeng Toron Samalem menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Madura.
Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya Rp 15.000 per orang, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas dan spot foto yang instagramable.
Menikmati Nuansa Papua di Madura
Salah satu daya tarik utama Kampoeng Toron Samalem adalah desainnya yang meniru perkampungan Papua.
Saat memasuki kawasan ini, pengunjung akan disambut dengan rumah-rumah honai yang khas, jembatan kayu, dan kolam renang yang bersih serta sejuk.
Semua ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang otentik dan menyenangkan bagi setiap pengunjung.
Berikut ini adalah beberapa potret menarik dari Kampoeng Toron Samalem yang bisa membuat Anda terpesona:
1. Pemandangan Menyeluruh Kampoeng Toron Samalem
Menyusuri area wisata ini, Anda akan menemukan pemandangan yang memukau dengan rumah-rumah honai, jembatan kayu yang eksotis, dan kolam renang yang mengundang.
Suasana di sini sangat cocok untuk berfoto bersama keluarga atau teman-teman.
2. Kolam Renang yang Segar
Kolam renang di Kampoeng Toron Samalem menawarkan air yang jernih dan segar, ideal untuk melepas penat dan menikmati hari yang cerah.
Kolam ini merupakan salah satu spot favorit pengunjung yang ingin berenang sambil menikmati pemandangan sekitar.
3. Saung Mini untuk Bersantai
Bagi yang ingin bersantai, terdapat saung mini yang terletak di area yang lebih tinggi, dapat dicapai dengan menaiki tangga kayu.
Meskipun sedikit menantang, pemandangan dari atas sangatlah menenangkan dan indah.
4. Rumah Honai yang Khas
Saung mini ini dirancang menyerupai rumah honai, memberikan kesan autentik yang membuat pengunjung merasakan suasana perkampungan Papua yang damai dan asri.
Jembatan kayu yang menghubungkan saung-saung ini menambah kesan natural dan tradisional.
5. Spot Foto Rumah Honai
Salah satu spot foto paling menarik adalah rumah honai yang mirip dengan yang ada di Papua.
Rumah ini menjadi latar belakang sempurna untuk foto-foto Anda, memberikan kesan unik dan eksotis.
6. Pohon Bunga Sakura Tiruan
Meskipun bukan bunga asli, pohon bunga sakura palsu di Kampoeng Toron Samalem menambah keindahan tempat ini.
Dengan warna-warni yang menawan, spot ini sering menjadi favorit pengunjung untuk berfoto.
7. Terowongan Kayu Estetik
Bagi Anda yang suka berfoto dengan latar belakang artistik, terowongan kayu di sini adalah pilihan yang sempurna.
Desainnya yang estetik menjadikannya tempat yang ideal untuk berpose ala model.
8. Balkon dengan Pemandangan Hijau
Dari balkon jembatan, Anda bisa menikmati pemandangan hijau dan asri Kampoeng Toron Samalem.
Udara segar yang mengalir membuat suasana semakin menyenangkan.
9. Terowongan Tanaman Rambat
Selain terowongan kayu, terdapat juga terowongan yang terbuat dari tanaman rambat.
Keindahan alami terowongan ini sangat instagramable dan menambah keunikan pengalaman berwisata di sini.
Transformasi dari Bekas Penambangan
Yang menarik dari Kampoeng Toron Samalem adalah sejarahnya yang berasal dari bekas penambangan batu bata.
Dengan kreativitas dan inovasi, tempat ini berhasil diubah menjadi destinasi wisata yang menarik dan menyenangkan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan pemikiran yang kreatif, suatu tempat dapat diubah menjadi destinasi yang menarik dan memiliki nilai tambah.
Kampoeng Toron Samalem adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati suasana Papua tanpa harus jauh-jauh bepergian.
Dengan berbagai spot foto yang menarik, fasilitas yang lengkap, dan suasana yang asri, tempat ini cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, teman, atau pasangan.
Jadi, tunggu apa lagi? Masukkan Kampoeng Toron Samalem dalam daftar destinasi wisata Anda selanjutnya dan nikmati pengalaman berlibur yang berbeda di Madura.(yos)
Editor : Amin Basiri