RadarMadura.id— Pulau Padar, sebuah permata tersembunyi di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menawarkan panorama yang memukau dan tak terlupakan.
Pulau ini merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo, yang juga termasuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.
Dengan luas mencapai 173.300 hektar, Pulau Padar berdiri sebagai pulau terbesar ketiga di kawasan tersebut, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca.
Terpisah oleh Selat Lintah dari Pulau Rinca, Padar memperlihatkan topografi yang dramatis dengan gunung-gunung vulkanik dan bukit-bukit yang menghadap langsung ke teluk laut yang dalam.
Meski tidak dihuni oleh komodo, pulau ini tetap menjadi habitat bagi berbagai spesies reptil seperti ular cincin mas, biawak, tokek, dan ular hijau. Keunikan ekosistem ini menambah nilai ilmiah dan kekayaan biodiversitas Pulau Padar.
Pemandangan alam Pulau Padar merupakan daya tarik utama yang memikat hati para wisatawan, baik domestik maupun internasional.
Untuk merasakan keindahan ini, pengunjung diundang untuk mendaki 818 anak tangga yang menantang, melewati tebing-tebing curam untuk mencapai puncak.
Dari sana, mata Anda akan dimanjakan dengan pemandangan Pulau Rinca dan Komodo, serta pantai berpasir putih dan pink yang unik.
Pulau Padar juga dikenal dengan empat teluknya yang memiliki pasir berwarna-warni dan laut yang jernih, menjadikannya destinasi favorit untuk scuba diving dan snorkeling.
Keindahan alam dan kekayaan laut Pulau Padar Labuan Bajo ini menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung yang datang. (fadila)