RadarMadura.id - Perjalanan menuju Gunung Lawu, dengan keindahan alamnya yang memukau, seringkali diwarnai dengan cerita-cerita misterius yang menguar di antara pepohonan yang rimbun dan bebatuan yang kokoh.
Di tengah-tengah gemuruh alam, terdapat sebuah tempat yang menjadi fokus perhatian: Pasar Setan, sebuah tempat yang katanya menjadi perlintasan antara alam manusia dan alam ghaib.
Gunung Lawu, dengan ketinggian gagahnya yang menembus langit hingga 3.265 meter, bukan hanya menjadi tujuan pendakian bagi para pecinta alam.
Ia juga menjadi saksi bisu dari legenda-legenda yang mengelilinginya, khususnya di area yang disebut Pasar Setan.
Sebuah misteri menyelimuti Pasar Setan, terletak di sekitar Pos 5 jalur pendakian Gunung Lawu.
Di malam-malam tertentu, terutama malam Jumat, tempat ini dilaporkan ramai dengan suara-suara yang menyerupai keramaian pasar.
Pendaki yang berani melintasi area ini sering kali dihampiri oleh pengalaman mistis, mendengar riuh rendah yang tidak terduga, seolah-olah mereka telah memasuki pasar tak terlihat bagi mata manusia.
Dalam mitos yang beredar di sekitar Gunung Lawu, Pasar Setan dianggap sebagai tempat di mana makhluk ghaib melakukan jual-beli transenden.
Pengalaman-pengalaman mistis yang dialami oleh para pendaki hanya memperkuat keyakinan bahwa Pasar Setan bukan sekadar cerita, melainkan fenomena nyata yang melekat pada kawasan tersebut.
Sejarah Pasar Setan tidak terlepas dari cerita-cerita masa lalu.
Konon, tempat ini berdekatan dengan titik pertempuran dahsyat antara pasukan Prabu Brawijaya V dari Majapahit dan Adipati Cepu.
Jejak-jejak energi yang kuat dari pertempuran tersebut diyakini menjadi salah satu penyebab keangkeran tempat ini.
Selain itu, Pasar Setan juga dikenal dengan nama Pasar Dieng, yang terletak di bawah Hargo Dalem, menjadi saksi bisu dari transaksi-transaksi ghaib yang terjadi di antara makhluk-makhluk yang tidak terlihat.
Bagi para pendaki, melewati Pasar Setan bukanlah sekadar tantangan fisik, tetapi juga ujian spiritual.
Persiapan mental dan keberanian ekstra diperlukan untuk melangkah di tempat yang dianggap keramat ini.
Sebagian pendaki bahkan melaksanakan ritual-ritual tertentu sebagai tanda penghormatan kepada makhluk-makhluk yang mereka yakini menghuni Pasar Setan.
Pasar Setan Gunung Lawu bukanlah satu-satunya tempat angker di Jawa Timur, namun ia tetap menjadi destinasi yang paling memikat bagi mereka yang terpesona oleh dunia ghaib dan petualangan spiritual.
Bagi masyarakat setempat, Pasar Setan bukan sekadar tempat menakutkan, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari warisan budaya dan sejarah yang membuat Jawa Timur begitu unik dan menarik untuk dijelajahi.
Jadi, jika Anda berani, cobalah jelajahi Pasar Setan Gunung Lawu.
Siapa tahu, Anda akan menemukan lebih dari sekadar cerita mistis di antara batu-batu dan pepohonan yang menjulang tinggi di gunung yang megah ini.(yos)
Editor : Amin Basiri