RadarMadura.id— Terpencil di sudut Nusa Tenggara Timur, terdapat sebuah surga tersembunyi yang mempesona, Danau Weekuri.
Terletak di Desa Kalena Rongo, Kecamatan Kodi Utara, kabupaten ini menyimpan keajaiban alam yang tak terlupakan.
Nama ‘Weekuri’ sendiri meresap makna mendalam dari bahasa lokal, dengan ‘wee’ yang mengartikan air dan ‘kuri’ yang berarti percikan—sebuah simbolisme dari asal-usulnya yang unik.
Danau ini adalah hasil dari percikan air laut yang menari melalui celah-celah karang, menciptakan sebuah laguna asin yang memukau.
Dari atas, Danau Weekuri menyerupai simbol cinta—bentuk hati yang menjadi saksi bisu atas keindahan alam Sumba.
Dikelilingi oleh batu karang yang kokoh, laguna ini berdiri sebagai benteng alami yang memisahkan dirinya dari gelombang Samudera Hindia.
Dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar maksimum 50 meter, kedalaman Danau Weekuri bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 2,5 meter, dan dapat meningkat hingga 4-5 meter saat air pasang.
Airnya yang jernih dan tenang, serta dasar pasir putih yang bisa dilihat dengan jelas, menjadikan laguna ini kolam renang alami yang sempurna bagi pengunjung.
Danau Weekuri tidak hanya memanjakan mata dengan kejernihan airnya, tetapi juga dengan keeksotisan pemandangan dua alam yang berbeda saat berdiri di tebingnya—pemandangan laguna yang menenangkan dan keganasan Samudera Hindia yang berada di kejauhan.
Keaslian dan keindahan Danau Weekuri masih terjaga dengan baik, menjadikannya salah satu laguna terindah di Indonesia.
Penduduk lokal dan anak-anak Sumba sering terlihat menikmati hari mereka di sini, berenang dan melompat dari ketinggian ke dalam air yang menyegarkan.
Kecantikan dan ketenangan Danau Weekuri telah meninggalkan kesan mendalam bagi mereka yang pernah berkunjung, termasuk saya, yang selalu merindukan kesempatan untuk kembali dan menikmati hari-hari yang tak terlupakan di laguna ajaib ini. (fadila)